Arsha Kreatif dari Pengalaman

Arsha Kreatif dari Pengalaman

Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia telah melaksanakan seleksi tahap I Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tahun 2021. Berdasarkan hasil seleksi dari tim juri Pilmapres yang dilaksanakan dari tanggal 13 Juli s.d. 26 Juli 2021,Pusat Prestasi Nasional dan dewan juri Pilmapres tahun 2021 memutuskan peserta Pilmapres tahun 2021 yang lolos ke tahap II yaitu penilaian video presentasi Bahasa Inggris, penilaian Capaian Unggulan (CU), dan penilaian Gagasan Kreatif (GK) atau Produk Ilmiah (PI).

Salah satu mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Arsha Raulnadi Trikusuma terpilih sebagai mahasiswa berprestasi. Mahasiswa Program Studi Informatika, Fakultas Teknik dan Informatika, itu berhasil dari 450 peserta lainnya hinga masuk 90 besar ke tahap II nasional.

Berawal, terpilihnya Arsha sebagai mahasiswa berprestasi tingkat kampus akan menjadi tiket baginya untuk bersaing di kancah LLDIKTI Wilayah VI, lalu setelah itu jika lolos barulah ke tahap nasional, yang akan diselenggarakan pada bulan April 2021.

Arsha terpilih setelah dinyatakan mengungguli peserta lain, yaitu di bidang kemampuan presentasi, portofolio, kemampuan berbahasa Inggris, serta kualitas gagasan kreatif yang ia tulis. Lewat karya ilmiah berjudul “Perancangan Sistem Keamanan di Perlintasan Kereta Api tanpa Palang Pintu Menggunakan Lampu Peringatan Berbasis Sensor Getar,” mahasiswa semester 6 ini berhasil menarik perhatian juri, yaitu Dr. Arry Handayani, S. Psi., M. Psi., Dr. Wiyaka, M.Pd., dan Dr. Fenny Roshayanti, M. Pd.

Pemuda kelahiran 9 Juli 2000 ini mengaku mendapat ide untuk gagasan kreatifnya itu berdasarkan pengalaman. “Pernah pada suatu hari saat saya sedang menyetir, saya melintasi rel kereta api tanpa palang pintu. Di situ harus ekstra hati-hati dan fokus, kalau nggak mesin mobil bisa mati,” ucap pemuda putra dari bapak Sutopo dan ibu Kusmidah ini.

Padahal menurut Arsha, akibatnya akan berbahaya jika mesin mobil mati saat melintasi rel kereta api. Menurutnya ini salah satu penyebab sering terjadinya kecelakaan mobil di perlintasan kereta. Gagasan ini lalu disampaikan ke dosennya, dan mendapat pendampingan secara serius oleh dosen yang turut mendampinginya, yaitu Dr. Mega Novita, Ph.D.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Drs. Nizaruddin, M.Si. menyampaikan, kampus akan mendukung penuh agar Arsha bisa berkompetisi secara maksimal di gelaran Pilmapres 2021. “Kampus akan mendukung keperluan Arsha, seperti penambahan dosen pendamping dan sebagainya,” ucap Nizar di penutupan acara tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Dr. Muhdi, SH, M. Hum, menegaskan bahwa pilmapres ini penting bagi lompatan karir mahasiswa. Baginya, banyak dosen-dosen bermutu berawal dari keikutsertaan mereka di pilmapres ini.

“Mahasiswa harus memanfaatkan peluang ini. Kesempatan yang terbatas ini harus diraih. Siapa tahu inilah salah satu jalan menuju kesuksesan di masa depan,” ungkapnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *