UPGRIS Bekali Wisudawan Keterampilan Menyusun CV dan Portofolio Profesional

Keterampilan menyusun curriculum vitae (CV) dan portofolio lamaran kerja sangat penting bagi lulusan baru (fresh graduate).  Penyebabnya ialah, dua hal itu menjadi representasi pertama yang menentukan kesan awal perekrut di tengah ketatnya persaingan kerja.

Bagi fresh graduate yang umumnya belum memiliki pengalaman panjang, CV dan portofolio berfungsi sebagai alat untuk menonjolkan potensi dan kompetensi, hingga kemampuan nonteknis.

Penyusunannya dilakukan secara sistematis, relevan, dan konsisten juga menunjukkan profesionalisme, kesiapan kerja, serta kemampuan komunikasi tertulis dari para lulusan.

Hal itu disampaikan oleh Rizki Nuansa Hadyan, S.Psi., M.M., psikolog dan Direktur PT. Ara Nuansa Katumbiri di hadapan peserta Pelatihan Kesiapan Kerja bagi Wisudawan ke-82 UPGRIS tahun 2026.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Pusat Karir, PPL, dan Pemagangan, LPP UPGRIS,  di Kampus IV Jl. Hajah, pada 14 Januari 2026.

“Menurut riset, kebanyakan perekrut hanya perlu menghabiskan sekitar enam sampai sepuluh detik untuk melihat sebuah CV dari pelamar kerja,” ungkapnya.

Dengan durasi pendek itu, maka banyak hal yang mesti diperhatikan dalam menyusun CV. Ia menambahkan, “Poin-poin yang pendek tapi efektif, tata letak bagus, informasi yang akurat dan spesifik, akan sangat menentukan bagaimana CV bisa menarik perhatian HRD.”

Menurutnya, CV dan portofolio adalah cara membranding diri dan bukan sekadar dokumen administratif. Ia adalah strategi penting bagi lulusan baru untuk membedakan diri dari pelamar lain, meningkatkan peluang lolos seleksi awal, dan membuka jalan menuju tahap rekrutmen berikutnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua LPP, Dr. Fenny Roshayanti, M.Pd., menegaskan kampus sangat menyiapkan calon lulusan agar benar-benar siap menghadapi dunia kerja yang kompetitif.

“Pelatihan ini secara teknis mungkin sederhana, tapi kenyataannya sangat mempengaruhi bagaimana lulusan bisa diterima kerja. Untuk itulah, pelatihan kesiapan kerja ini disaiapkan sebenar-benarnya agar bisa dimanfaatkan para calon lulusan,” terang Fenny.

Selain menerima materi tersebut, para peserta juga mendapat pelayanan tes potensi karir yang disediakan oleh Tim Instruktur dari LPP.

Beberapa materi teknis yang disajikan ialah meliputi penyusunan CV, surat lamaran, portofolio, membuat akun Linkedin, serta mengisi data diri untuk program jobfair yang akan diselenggarakan oleh universitas.(*)