YPLP PT PGRI Semarang Perkuat Sinergi Kebijakan dan SDM Melalui Prajabatan IX untuk Dosen dan Tenaga Pendidik
Setiap pencapaian dari sebuah institusi ditopang oleh komitmen yang saling terhubung dan berkesinambungan. Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) menegaskan komitmen Unggul menjadi fondasi utama UPGRIS dalam menjaga mutu pendidikan dan relevansi dengan kebutuhan masyarakat serta dunia profesional.
Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum, menyebut keberhasilan komitmen tersebut ditopang oleh peran kunci sumber daya manusia, khususnya dosen dan tenaga kependidikan (tendik).
“Keduanya itu penggerak utama. Kinerja dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) tersebut haruslah berjalan searah dengan kebijakan UPGRIS,” ucap Rektor dalam acara Latihan Prajabatan IX Pegawai YPLP PT PGRI Semarang yang diselenggarakan oleh YPLP PT PGRI Semarang pada 28-30 Januari 2026 di Hotel 168 Salatiga.
Dalam pemaparannya yang berjudul “Kebijakan Universitas PGRI Semarang”, Rektor menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan universitas dengan paradigma dosen dan tenaga pendidik.
“Sinergi antara kebijakan institusi dan kualitas SDM inilah yang memastikan setiap proses berjalan optimal, sehingga output unggul. Output yang dihasilkan tidak hanya mencerminkan kompetensi akademik, tetapi juga nilai-nilai institusional dan visi besar UPGRIS, yaitu adaptif, antusias, dan berintegritas.”
Rektor menyebut tema acara tersebut, yaitu “Wujudkan Layanan Humanis dan Profesional dalam UPGRIS Unggul dan Berintegritas” sangatlah tepat. Tema tersebut menurutnya adalah salah satu tiang utama yang harus dijaga oleh seluruh civitas akademik di UPGRIS.
“Kinerja bapak ibu luar biasa. Kita sudah melihat, unggulnya UPGRIS itu berkat kinerja semuanya, termasuk keterlibatan bapak dan ibu semua. Jadi saya yakin bapak dan ibu memang mengutamakan pelayanan yang humanis dan profesional,” ucapnya.
Ketua Pantia, Ir. Suwamo Widodo, M.Si., dalam sambutannya menyebut, jumlah total peserta sebanyak 47 peserta yang terdiri dari 2 dosen dan 45 tenaga pendidik.
Pada kesempatan yang sama, Ketua YPLP PT PGRI Semarang, Sakbani, S.Pd., M.H., menegaskan pentingnya acara prajabatan tersebut, baik bagi yayasan maupun bagi para peserta, yaitu para dosen dan tenaga pendidik.
“Bagi saudara sekalian, ini adalah jenjang yang harus ditempuh untuk bisa berkarir di jenjang selanjutnya. Bagi yayasan, ini adalah komitmen agar ada sinergi antara kebijakan yayasan dengan dosen dan karyawan semua,” terangnya.
Selain kedua materi yang disampaikan oleh kedua pimpinan tertinggi tersebut, para peserta juga mendapatkan berbagai materi penting lainnya, yaitu Wawasan Kebangsaan dan Organisasi PGRI oleh Dr. Maryanto, M.Si; Pelayanan Prima Organisasi oleh Ir. Suwamo Widodo, M.Si.; Adab Bicara Santun dalam Berkomunikasi oleh Dr. Agus Wismanto,S.Pd.; Membangun Budaya Organisasi dan Budaya Akademik oleh Dr. Muniroh Munawar, S.Pi., M.Pd.; Kesehatan Kerja oleh Prof. Dr. Endah Rita S.D., S.Si., M.Si.; Etika dan Penegakan Disiplin oleh Dr. Sapto Budoyo,S.H., M.H.
Selain itu, materi lainnya ialah implementasi Catur Dharma UPGRIS oleh Prof. Dr. Nur Khoiri, S.Pd., M.T., M.Pd.; Mengenali Potensi Diri oleh Dr. Arri Handayani, S.Psi., M.Si., Membangun Kerja Kelompok oleh Prof. Dr. Listyaning Sumardiyani, M.Hum.; Penilaian Kinerja Pegawai oleh Drs. Wahadi, M.H.; Pencegahan 5 A oleh Desi Maulia, S.Psi., M.Psi.; Mindset Kebaruan oleh Dr. Muhdi, S.H., M.Hum.(*)

