Mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Tahun 2026, Azizah Nazhifah, melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri di Desa Seppong, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu. Kegiatan KKN Mandiri ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan fokus utama pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya balita, lansia, dan ibu hamil.
KKN Mandiri merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang dimiliki ke dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam pelaksanaannya, Azizah Nazhifah menyusun dan menjalankan program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Desa Seppong.
Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan adalah Posyandu balita. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sejak usia dini. Pelaksanaan Posyandu balita meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pendataan kesehatan balita. Selain itu, orang tua juga diberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pencegahan stunting. Azizah Nazhifah turut membantu kader Posyandu dalam proses pendataan dan pelaksanaan kegiatan agar berjalan dengan tertib dan lancar.
Selain Posyandu balita, Posyandu lansia juga menjadi bagian dari kegiatan KKN Mandiri ini. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan warga lanjut usia di Desa Seppong. Dalam Posyandu lansia dilakukan pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengukuran tekanan darah dan berat badan, serta pemberian penyuluhan kesehatan ringan. Melalui kegiatan ini, para lansia diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin.
Program lain yang dilaksanakan adalah pembagian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil. Program ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil demi mendukung kesehatan ibu dan janin. Makanan tambahan yang dibagikan berupa bahan makanan bergizi yang mengandung protein, vitamin, dan mineral. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya pencegahan kekurangan gizi serta risiko kesehatan selama masa kehamilan.
Pelaksanaan KKN Mandiri ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat setempat. Ibu Dewi Middin, selaku Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Desa Seppong, menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran mahasiswa KKN Mandiri RPL UPGRIS.
“Kami sangat terbantu dengan adanya mahasiswa KKN Mandiri di Desa Seppong. Kegiatan Posyandu balita, Posyandu lansia, dan pembagian makanan tambahan bagi ibu hamil berjalan lebih tertib dan lancar. Mahasiswa juga aktif membantu pendataan serta memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Ibu Dewi Middin.
Apresiasi juga disampaikan oleh Bapak Suryadirejo, S.An, selaku Kepala Desa Seppong. Ia menilai kegiatan KKN Mandiri yang dilaksanakan oleh Azizah Nazhifah sangat bermanfaat dan sejalan dengan program pembangunan desa, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.
“Kami selaku pemerintah desa sangat mendukung kegiatan KKN Mandiri ini. Kehadiran mahasiswa memberikan kontribusi positif, terutama dalam membantu pelaksanaan Posyandu dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” tutur Bapak Suryadirejo, S.An.
Kegiatan KKN Mandiri ini dilaksanakan di Desa Seppong, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, selama periode yang telah ditetapkan oleh Universitas PGRI Semarang pada tahun 2026. Selama pelaksanaan, Azizah Nazhifah secara aktif melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan kader kesehatan guna memastikan seluruh program berjalan sesuai dengan rencana dan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan KKN Mandiri ini, diharapkan masyarakat Desa Seppong semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan, khususnya bagi balita, lansia, dan ibu hamil. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi Azizah Nazhifah dalam meningkatkan kepedulian sosial, kemampuan berkomunikasi, serta pemahaman terhadap kondisi nyata di lapangan.
KKN Mandiri mahasiswa RPL UPGRIS 2026 di Desa Seppong menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa mampu berperan aktif sebagai agen perubahan dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.(*)

