Ciptakan Lingkungan Belajar Aman, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Anti Bullying dan Literasi Digital

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang bertugas di Kelurahan Bangetayu Wetan menggelar kegiatan Sosialisasi Anti Bullying dan Pengembangan Literasi Digital di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum, Jalan Kauman Raya, Alastua, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini menyasar siswa sekolah dasar sebagai bagian dari upaya preventif untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

Program tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa sejak dini terhadap pentingnya sikap saling menghargai, empati, serta tanggung jawab dalam berinteraksi, baik secara langsung maupun melalui media digital. Di tengah meningkatnya penggunaan gawai dan media sosial di kalangan anak-anak, sosialisasi ini dinilai relevan untuk membekali siswa dengan pemahaman dasar mengenai pergaulan sehat dan penggunaan teknologi yang bijak.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi anti bullying yang diberikan kepada siswa kelas 5 dan 6. Mahasiswa KKN UPGRIS menyampaikan materi mengenai pengertian bullying, jenis-jenis bullying seperti fisik, verbal, dan sosial, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami bahwa tindakan yang dianggap sebagai candaan dapat berubah menjadi perundungan apabila menimbulkan rasa tidak nyaman atau menyakiti orang lain.

Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan penempelan poster edukatif oleh mahasiswa KKN bersama siswa di sejumlah titik strategis lingkungan sekolah. Area yang dipilih antara lain lorong kelas, mading, perpustakaan, dan ruang publik lainnya yang sering dilalui siswa. Poster anti bullying yang dipasang memuat pesan-pesan informatif dan ajakan untuk menolak segala bentuk perundungan serta menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif.

Selain poster anti bullying, mahasiswa KKN juga memasang poster literasi digital yang berisi edukasi mengenai etika bermedia sosial, pentingnya menjaga keamanan data pribadi, serta cara menyaring informasi yang diterima dari internet. Poster tersebut diharapkan dapat membantu siswa memahami risiko penggunaan media digital sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara positif dan bertanggung jawab.

Menurut Suci Indah selaku penanggung jawab program literasi digital dan Mahasiswa KKN UPGRIS menyatakah bahwa penggunaan media visual seperti poster dipilih agar pesan edukasi dapat terus tersampaikan meskipun kegiatan sosialisasi telah selesai. Dengan melihat dan membaca poster secara berulang, siswa diharapkan dapat mengingat serta menerapkan pesan-pesan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap siswa MI Miftahul Ulum semakin peka terhadap isu bullying dan berani bersikap menolak tindakan perundungan di lingkungan sekolah. Di sisi lain, penguatan literasi digital diharapkan mampu membentuk kebiasaan siswa dalam menggunakan teknologi secara aman dan bijak sejak usia dini.

Menurut Bapak Fauzi, S.Ag selaku wali kelas 6 MI Miftahul Ulum sangat mendukung kegiatan KKN yang dilakukan. Pemberian edukasi yang sederhana dan sangat interaktif dapat memancing siswa untuk bereksplorasi dan melatih siswa untuk berani dalam berpendapat. Topik anti bullying yang dibawakan juga sangat sesuai dengan kondisi saat ini yang dihadapi untuk meminimalisir dan bentuk upaya pencegahan perundungan di sekolah.

Kepala Sekolah MI Miftahul Ulum, Istiqomah, S.Pd.I., menyambut baik kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN UPGRIS tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada siswa. Menurutnya, kegiatan sosialisasi dan pemasangan poster ini memberikan pengetahuan yang penting dan relevan bagi siswa dalam membangun pergaulan yang sehat serta memahami penggunaan teknologi digital secara tepat di lingkungan sekolah.(*)