Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggelar kegiatan sosialisasi pemadam kebakaran di TK Baiturrohman, Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, pada Senin/ 9 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan petugas pemadam kebakaran lengkap dengan satu unit mobil damkar sebagai sarana edukasi tanggap kebakaran bagi anak-anak usia dini.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh seluruh siswa TK Baiturrohman, para guru, serta didukung langsung oleh petugas pemadam kebakaran yang salah satunya adalah Bapak Listiyono. Kehadiran mobil pemadam kebakaran di lingkungan sekolah menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak, sehingga suasana kegiatan berlangsung meriah, interaktif, dan penuh antusiasme.
Ketua Koordinasi Desa (Kordes) KKN UPGRIS Desa Mranggen, Bagas Prio Saputro menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi pemadam kebakaran ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat, khususnya anak usia dini.
“Kami memilih menghadirkan langsung petugas damkar beserta mobilnya agar anak-anak bisa belajar secara nyata, tidak hanya melalui penjelasan, tetapi juga pengalaman langsung. Harapannya, edukasi ini dapat menanamkan kesadaran tentang bahaya kebakaran serta pentingnya bersikap tanggap sejak dini,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas damkar memberikan penjelasan mengenai pengenalan profesi pemadam kebakaran, fungsi mobil damkar, serta peralatan yang digunakan saat memadamkan api dengan cara sederhana. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan diselingi tanya jawab agar mudah dipahami oleh anak-anak.
Bapak Listiyono selaku petugas pemadam kebakaran menjelaskan bahwa edukasi keselamatan kebakaran sebaiknya dimulai sejak dini agar anak-anak memiliki kesadaran dan sikap waspada terhadap bahaya api.
Selain penyampaian materi, petugas damkar juga memperagakan simulasi pemadaman api secara sederhana dengan pengawasan ketat. Mahasiswa KKN UPGRIS turut membantu dalam mengondisikan siswa agar tetap aman selama kegiatan berlangsung. Anak-anak tampak antusias menyaksikan simulasi dan beberapa pendamping serta Mahasiswa KKN UPGRIS diberi kesempatan untuk praktek memadamkan api.
Kepala TK Baiturrohman, Ibu Eneng Nur’ajijah, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas inisiatif mahasiswa KKN UPGRIS yang telah menghadirkan petugas damkar beserta mobil pemadam kebakaran ke sekolahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang nyata dan berkesan bagi peserta didik.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan dari mahasiswa KKN UPGRIS. Anak-anak sangat senang karena bisa melihat langsung mobil pemadam kebakaran dan berinteraksi dengan petugasnya. Edukasi seperti ini sangat penting untuk menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini dan menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak,” tutur Ibu Eneng Nur’ajijah, S.Pd.
Mahasiswa KKN UPGRIS menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan edukasi kepada siswa, tetapi juga untuk mempererat kerja sama antara perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan instansi terkait. Dengan mendatangkan langsung petugas damkar beserta mobilnya, diharapkan pesan edukasi dapat tersampaikan secara lebih nyata dan mudah dipahami.
Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi pemadam kebakaran di TK Baiturrohman Desa Mranggen berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari seluruh pihak. Anak-anak terlihat lebih mengenal bahaya api, memahami peran pemadam kebakaran, serta mengetahui langkah awal yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi kebakaran. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan terhadap bencana sejak usia dini, sebagai langkah awal dalam menciptakan generasi yang tanggap, peduli, dan siap menghadapi keadaan darurat di masa depan.(*)

