Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kelompok 7 RPL/Karyawan melaksanakan kegiatan pendampingan Posyandu di RW 05 Kelurahan Kaligawe, Kota Semarang, pada Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 08.00–10.00 WIB yang bertempat di area masjid baitul maghfiroh Rw 5 kaligawe. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam bidang kesehatan, sekaligus mendukung keberlangsungan pelayanan Posyandu yang rutin dilaksanakan setiap bulan.
Pendampingan ini menyasar ibu balita, lansia, serta kader Posyandu RW 05. Sejak pagi hari, mahasiswa KKN bersama para kader telah bersiap di lokasi untuk membantu proses pelayanan, mulai dari pendaftaran, penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, pencatatan hasil pemeriksaan, hingga membantu mengatur alur antrean agar lebih tertib dan nyaman. Kehadiran mahasiswa KKN memberikan energi tambahan bagi para kader sehingga kegiatan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Tidak hanya membantu secara teknis, mahasiswa KKN juga memberikan dukungan fasilitas berupa meja dan kursi untuk menunjang kelancaran pelayanan. Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas sarana prasarana Posyandu. Dengan adanya tambahan fasilitas ini, proses pelayanan menjadi lebih tertata dan nyaman baik bagi kader maupun masyarakat yang hadir.
Ketua RW 05 Kaligawe, Budi Siswanto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN yang telah mendampingi kegiatan Posyandu hari ini. Bantuan tenaga dan fasilitas yang diberikan sangat membantu kader dalam memberikan pelayanan kepada warga. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus terjalin demi kesehatan masyarakat RW 05,” ujar Budi Siswanto.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat merupakan bentuk sinergi yang positif. Menurutnya, program KKN tidak hanya memberikan manfaat bagi warga, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Sementara itu, Pongky Melia Utarya A., selaku Ketua Kelompok KKN menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan Posyandu merupakan bagian dari program kerja bidang kesehatan yang telah dirancang sejak awal penempatan. “Kami melihat bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam memantau tumbuh kembang balita serta kesehatan lansia. Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk turut serta mendampingi kegiatan dan memberikan dukungan fasilitas agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal,” jelas Pongky.
Pongky juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar memenuhi program kerja, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa. Ia berharap keberadaan mahasiswa KKN dapat memberikan dampak positif dan mendorong partisipasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan keluarga.
Selama kegiatan berlangsung, suasana Posyandu tampak ramai namun tetap tertib. Para ibu dengan balita antusias mengikuti setiap tahapan pemeriksaan, sementara lansia yang hadir juga mendapatkan pelayanan dengan baik. Mahasiswa KKN dan kader Posyandu saling berkoordinasi untuk memastikan setiap warga mendapatkan layanan yang maksimal.
Kegiatan pendampingan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat mampu menciptakan dampak yang nyata. Sinergi yang terjalin antara mahasiswa KKN dan kader Posyandu menunjukkan semangat gotong royong dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat terus memberikan kontribusi yang berkelanjutan selama masa pengabdian di RW 05 Kelurahan Kaligawe. Dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat menjadi kunci keberhasilan setiap program yang dilaksanakan. Dengan semangat kebersamaan, kegiatan pendampingan Posyandu pada Sabtu pagi tersebut berhasil terselenggara dengan lancar dan sukses, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat.(*)

