Mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang tergabung dalam Kelompok 7 RPL/Karyawan melaksanakan program pendampingan UMKM di RW 05 Kelurahan Kaligawe, Kota Semarang, pada Minggu, 8 Februari 2026 pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini berfokus pada penguatan promosi usaha melalui pembuatan media MMT (spanduk usaha) serta penambahan titik lokasi usaha di Google Maps guna meningkatkan visibilitas dan jangkauan pemasaran.
Program ini menyasar pelaku usaha kecil di lingkungan RW 05, salah satunya warung sembako milik Umik. Selama ini, usaha yang dijalankan Umik telah melayani kebutuhan pokok warga sekitar, namun belum memiliki media promosi yang memadai maupun penanda lokasi digital yang dapat memudahkan pelanggan baru menemukan usahanya.
Mahasiswa KKN hadir memberikan pendampingan secara langsung dengan membantu mendesain dan mencetak MMT yang dipasang di depan warung sebagai identitas usaha. Selain itu, mahasiswa juga membantu membuat serta mengoptimalkan titik lokasi warung sembako di Google Maps agar lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.
Umik selaku pemilik usaha warung sembako menyampaikan apresiasinya atas pendampingan yang diberikan. “Saya merasa sangat terbantu dengan adanya MMT ini karena warung jadi lebih terlihat jelas dari jalan. Penambahan lokasi di Google Maps juga memudahkan pelanggan yang belum tahu tempatnya,” ujarnya. Ia berharap dengan adanya promosi tersebut, usahanya dapat semakin dikenal dan penjualan meningkat.
Sementara itu, Dewo Rekso Sasongko selaku mahasiswa KKN menjelaskan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat. “Kami ingin membantu pelaku UMKM agar tidak hanya mengandalkan pelanggan sekitar, tetapi juga mampu memanfaatkan media promosi dan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar,” jelasnya.
Menurut Dewo, di era digital saat ini, keberadaan usaha di platform online seperti Google Maps menjadi hal penting. Selain memudahkan pencarian lokasi, fitur tersebut juga memungkinkan pelanggan memberikan ulasan yang dapat meningkatkan kepercayaan calon pembeli lainnya. Dengan demikian, UMKM dapat lebih kompetitif dan berkembang secara berkelanjutan.
Kegiatan pendampingan UMKM ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa KKN dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang ekonomi. Tidak hanya memberikan teori, mahasiswa juga memberikan bantuan praktis yang langsung dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha.
Melalui program ini, diharapkan pelaku UMKM di RW 05 Kaligawe semakin sadar akan pentingnya strategi promosi yang efektif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Mahasiswa KKN UPGRIS pun berharap langkah kecil ini dapat menjadi awal dari pertumbuhan usaha yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

