Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Persatuan Guru Republik Indoneisa Semarang (UPGRIS) Kelompok 1 menyelenggarakan Workshop Pelabelan Produk bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, pada Senin , 2 Februari 2026.
Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya pelabelan produk. Hal itu bermanfaat sebagai identitas usaha dan strategi peningkatan daya saing produk lokal dari berbagai sektor usaha, seperti makanan ringan, olahan rumahan, dan produk kemasan yang banyak berkembang di Desa Mranggen.
Workshop ini membahas materi antara lain: fungsi dan manfaat label produk, informasi wajib yang harus dicantumkan pada label, serta tips membuat label yang menarik mulai dari pemilihan warna, jenis huruf (font), nama produk, komposisi, berat bersih, tanggal kedaluwarsa, serta identitas produsen.
Desain visual produk mencerminkan karakter unik produk dan sesuai dengan produk yang dijual. Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas tampilan produk serta kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan, serta memperluas peluang pemasaran.
Salah satu pelaku UMKM Bu Erna mengaku senang dengan adanya kegiatan workshop pelabelan produk ini. “Workshop ini dapat menambah wawasan saya tentang pentingnya pelabelan. Harapan saya, ke depannya saya bisa membuat label yang tidak hanya menarik, tetapi sesuai ketentuan agar usaha saya bisa berkembang lebih baik”.
Melalui pelaksanaan workshop pelabelan produk ini, mahasiswa KKN Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang kelompok 1 berharap dapat berkontribusi dalam mendorong pengembangan pelaku UMKM di Desa Mranggen agar lebih siap bersaing dan berkembang secara berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang dalam rangka mendukung pemberdayaan perekonomi masyarakat desa khususnya pada sektor UMKM.
Disampaikan oleh Bu Marfuah pelaku UMKM di Desa Mranggen “Workshop ini dapat memahami cara membuat label produk yang menarik dan sesuai dengan aturan, sehingga produk yang dihasilkan terlihat lebih profesional. Untuk meningkatkan nilai jual produk, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan kepercayaan konsumen”
Mahasiswa KKN Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan berlangsung, mulai dari penyampaian materi serta pendampingan langsung kepada pelaku UMKM dalam praktik pembuatan label produk. Para pelaku UMKM tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif berdiskusi mengenai pembuatan label produk menyesuaikan desain dengan karakter usaha produk masing-masing.
Bagas Prio Saputro, koordinator desa KKN, menilai kegiatan workshop UMKM ini sangat relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di desa Mranggen. “Banyak produk lokal yang sebenarnya memiliki kualitas yang baik, namun belum didukung dengan pelabelan yang tepat sehingga sulit bersaing di pasaran.”
Melalui workshop ini, Bagas menekankan kesadaran bahwa label produk merupakan identitas usaha yang penting dan berpengaruh terhadap kepercayaan konsumen serta nilai jual produk daya tarik produk.
“Harapan saya, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari kegiatan ini tidak berhenti pada saat workshop saja, tetapi juga dapat diterapkan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Dengan adanya label produk yang lebih rapi, menarik, dan informatif, produk lokal desa diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pemasaran, serta mendorong perkembangan UMKM secara mandiri dan berkelanjutan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.(*)

