Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 23 dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan tema “Pengenalan dan Pemanfaatan Program Affiliate TikTok sebagai Peluang Usaha” pada hari Minggu, 28 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kelurahan Bergaslor dan bertepatan dengan agenda rapat rutin Ibu-ibu PKK Kelurahan Bergaslor.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari program kerja bidang kewirausahaan, yang bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan baru kepada masyarakat, khususnya kaum ibu, agar dapat memanfaatkan platform digital sebagai peluang usaha di era teknologi saat ini.
Acara ini menghadirkan M. Shiddiq A., perwakilan dari bidang kewirausahaan KKN 23 UPGRIS, sebagai narasumber utama. Dalam penyampaiannya, Shiddiq menjelaskan secara rinci mengenai apa itu affiliate TikTok, bagaimana cara mendaftarnya, hingga strategi sederhana untuk memulai promosi produk tanpa perlu memiliki stok barang.
“Ibu-ibu zaman sekarang punya peluang yang sangat besar untuk ikut dalam dunia digital marketing. Dengan modal HP dan koneksi internet, kita bisa mulai menghasilkan dari rumah,” ujar Shiddiq dalam pemaparannya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang sebagian besar merupakan anggota aktif PKK. Banyak di antara mereka yang belum mengenal sistem affiliate, namun menunjukkan ketertarikan tinggi setelah mengetahui kemudahan dan potensi keuntungan dari program tersebut.
Ketua PKK Kelurahan Bergaslor Ibu Sriwahyuni dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UPGRIS karena telah menghadirkan materi yang relevan dan bermanfaat. “Semoga setelah kegiatan ini, ibu-ibu bisa mulai mencoba dan mempraktikkan ilmunya. Siapa tahu ini jadi jalan rezeki baru untuk keluarga,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan praktik singkat cara mendaftar program affiliate TikTok, serta pemberian modul digital yang bisa diakses peserta untuk belajar secara mandiri di rumah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kelompok KKN 23 UPGRIS berharap masyarakat, khususnya kaum ibu, semakin melek teknologi dan berani memulai usaha di platform digital demi peningkatan ekonomi keluarga.

