Warga Antusias Kunjungi Stand UMKM dan Lomba Tari Antar Desa

Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bergas Lor, Sabtu (19/10), menjadi tempat gelaran Expo KKN 2025 yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama pemerintah desa dan kecamatan. Acara ini menjadi wadah untuk menampilkan hasil karya, potensi lokal, serta mempererat silaturahmi antar warga desa se-Kecamatan Bergas.

Salah satu daya tarik utama dalam expo ini adalah stand UMKM dari berbagai desa. Beragam produk unggulan seperti makanan tradisional, kerajinan tangan, minuman herbal, serta busana khas lokal ditampilkan dengan kemasan menarik.

Warga terlihat antusias membeli  dan mengenal lebih dekat produk UMKM lokal dari warga setempat. tetBanyak pengunjung yang kagum dengan kualitas produk yang ditampilkan. 

Selain stand UMKM, panggung utama expo juga dimeriahkan dengan lomba tari antar desa, yang menampilkan seni dan budaya lokal dengan balutan semangat kompetisi yang sehat. Perwakilan dari setiap desa menampilkan tari kreasi dengan kostum dan koreografi yang menarik perhatian penonton. Sorak sorai dan tepuk tangan mengiringi setiap penampilan.

KKN kelompok 27 desa Bergas kidul juga turut serta memeriahkan EXPO di RTH Bergas Lor dengan menampilkan tari dari anak-anak SD serta menampilkan UMKM makanan tradisioanal dari warga yaitu ketan lupis, Tiwul, dan lukchup.

Dalam EXPO tersebut, lomba tari ini dinilai oleh dewan juri dari unsur seniman daerah dan akademisi, dengan kriteria penilaian meliputi kekompakan, keaslian tari, dan penjiwaan. Acara ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi bentuk pelestarian budaya di tengah masyarakat yang semakin modern.

Kegiatan Expo KKN ini mendapat apresiasi dari Camat Bergas yang hadir langsung membuka acara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun desa secara kreatif dan berkelanjutan.

Dengan diadakannya Expo KKN ini, diharapkan potensi lokal di Kecamatan Bergas semakin dikenal luas, dan menjadi motivasi bagi pelaku UMKM dan generasi muda untuk terus berkarya dan menjaga warisan budaya daerah.