Di Hadapan Peserta PPG, Rektor Serukan Pentingnya Keseimbangan Adab dan Ilmu

Keseimbangan antara kemampuan teknis dan kepribadian merupakan kunci utama dalam dunia kerja. Meskipun hardskill memberikan peluang sebesar 15% untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi 85% kesuksesan jangka panjang justru ditentukan oleh softskill.

Hal itu diucapkan oleh Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum., dalam helatan Pembekalan PPL Terbimbing untuk mahasiswa Pendidikan Profesi Guru tahun 2026 gelombang 1 semester 1. Acara tersebut diselenggarakan oleh Pusat Karir PPL dan Pemagangan, Lembaga Pengembangan Profesi dengan Pascasarjana di Gedung Pusat Lantai 7, 5 Maret 2026.

Dalam pemaparannya, Rektor menyampaikan materi bertajuk “Menjadi Pribadi Ber-Adab UPGRIS”. Rektor menekankan pentingnya para mahasiswa PPG tersebut mengedepankan kepribadian yang adaptif, antusias, dan berintegritas. Baik itu di ruang kelas maupun di dalam masyarakat.

“Kompetensi tanpa etika tidak akan bernilai maksimal, karena sejatinya seseorang jauh lebih dihargai atas integritas. Yaitu perilaku yang mereka tunjukkan dalam berinteraksi dengan sesama,” tegasnya.

Rektor menambahkan, kemampuan teknis hanyalah pintu masuk, sementara karakter dan adab yang kuatlah yang membuat seseorang mampu bertahan, berkembang, dan dihormati oleh lingkungannya.

“Seorang guru harus kuat secara adab, sebab di dalam kelas mereka tidak hanya menjadi pengajar, tetapi menjadi role model bagi siswa. Di sinilah pentingnya adab, agar tidak hanya pintar tapi juga punya sikap yang baik.”

Adab di sini mencakup empati, kesadaran diri, dan kontrol emosi. Di dunia kerja yang penuh tekanan, kemampuan untuk tetap tenang dan memahami perasaan rekan kerja sangat dihargai untuk menjaga harmoni tim. “Jangan sampai kecerdasan membuat seseorang jadi angkuh, sombong, bahkan merendahkan orang lain.”

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Ketua Pusat Karir, PPL, dan Magang, Dr. Prasetyo, M.Pd., menyebut pembekalan ini digagas untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi Praktik Pembelajaran Lapangan (PPL) di sekolah yang mulai diselenggarakan pada 31 Maret 2026

“Pada kesempatan kali ini, ada sejumlah 369 mahasiswa peserta PPG. Mereka terdiri dari 189 mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani Olahraga dan Rekreasi, 29 mahasiswa Pendidikan Pancasila: 28 mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia, dan 123 mahasiswa PGSD.”(*)