Kolaborasi Nyata di Stadion Kebondalem: Expo KKN UPGRIS KENDAL 2026 Dorong Ekonomi Lokal dan Seni Tradisional

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (Upgris) menyelenggarakan Expo KKN Tahun 2026 bertema “Sahagakriya Samhitaa: Kebersamaan dalam Karya” di Stadion Utama Kebondalem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini menjadi puncak pelaksanaan program pengabdian mahasiswa di wilayah Kecamatan Kendal sekaligus ajang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Expo KKN tersebut dihadiri oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kendal. Turut hadir pula Dekan Fakultas Teknik dan Informatika Upgris, Ibnu Toto Husodo, beserta dosen pembimbing lapangan dan perangkat kelurahan setempat.

Kegiatan diawali dengan senam bersama yang melibatkan mahasiswa KKN, aparatur kelurahan, serta masyarakat sekitar. Suasana kebersamaan tampak mewarnai pembukaan acara sebagai simbol sinergi antara mahasiswa dan warga dalam membangun potensi lokal.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan tari kreasi anak sekolah dasar yang diikuti perwakilan dari beberapa kelurahan. Ajang ini menjadi ruang ekspresi kreativitas sekaligus pelestarian seni budaya di kalangan generasi muda. Dalam perlombaan tersebut, Kelurahan Ngilir berhasil meraih juara III setelah menampilkan koreografi yang memadukan unsur tradisional dan modern secara harmonis.

Selain pertunjukan seni, Expo KKN Upgris juga menghadirkan bazar UMKM yang diikuti enam stan. Empat stan berasal dari Kelurahan Ngilir, Trompo, Kebondalem, dan Karangsari. Masing-masing kelurahan menampilkan produk unggulan UMKM setempat, seperti olahan pangan, kerajinan tangan, dan produk kreatif lainnya. Dua stan lainnya diisi oleh Pijar Photobooth serta layanan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Upgris yang memberikan informasi akademik kepada masyarakat.

Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN Upgris dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan Expo KKN ini karena mampu menjadi wadah promosi UMKM sekaligus ruang edukasi bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini mencerminkan sinergi yang baik antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun potensi desa dan kelurahan secara berkelanjutan,” ujar Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan daya saing UMKM dan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik dan Informatika Upgris, Ibnu Toto Husodo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian Upgris kepada masyarakat. Dengan langsung terjun ke lapangan, kami membekali mahasiswa agar nantinya setelah lulus memiliki pengalaman dalam memberdayakan masyarakat. Tujuannya, agar sumber daya di desa dapat dibangkitkan dan digiatkan secara positif serta edukatif sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ibnu Toto Husodo.

Menurutnya, melalui Expo KKN ini mahasiswa tidak hanya menampilkan hasil program kerja, tetapi juga belajar berkolaborasi, berkomunikasi, serta memahami dinamika sosial di tengah masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pengunjung dan peserta, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik. Hadiah utama berupa seekor kambing menjadi daya tarik tersendiri dan menambah antusiasme masyarakat yang hadir. Rangkaian acara ditutup dengan hiburan dangdut dari Kenzi yang semakin menyemarakkan suasana kegiatan.

Secara keseluruhan, Expo KKN Upgris 2026 yang diselenggarakan di Stadion Utama Kebondalem ini bertujuan memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, promosi UMKM, serta pelestarian seni budaya. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan potensi lokal di Kecamatan Kendal, sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.