Mengakhiri masa pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 07 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menyelenggarakan program kerja (proker) pamungkas berskala besar. Kegiatan yang bertajuk “Event Pekan Islami Anak Hebat” ini dihelat sebagai wujud dedikasi akhir mahasiswa dalam membangun fondasi karakter religius generasi muda di Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada 28 Februari 2026.
Program strategis ini difokuskan pada perlombaan edukatif bernuansa keagamaan yang dikhususkan bagi anak-anak di lingkungan Kelurahan Sidomulyo. Terdapat dua cabang kompetisi utama yang dilombakan, yakni lomba Adzan dan Iqomah, serta lomba Sambung Ayat suci Al-Qur’an. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung secara simultan pada rentang waktu yang terukur, yakni pukul 14.40 hingga 16.40 WIB.
Guna mengakomodasi antusiasme peserta dan menjaga kondusivitas perlombaan, panitia KKN UPGRIS Kelompok 07 membagi lokasi pelaksanaan menjadi dua titik strategis. Perlombaan cabang Adzan dan Iqomah difokuskan di kompleks SD Negeri 4 Sidomulyo, sementara kompetisi Sambung Ayat diselenggarakan secara paralel di Balai Kelurahan Sidomulyo. Pembagian lokus ini dinilai efektif dalam mengoptimalkan fokus peserta didik sekaligus memfasilitasi manajemen acara yang lebih terstruktur.
Dalam perspektif pedagogis, kompetisi semacam ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang unjuk bakat musikalitas maupun hafalan. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi metode stimulasi mental untuk melatih kepercayaan diri anak-anak saat tampil di hadapan publik (public performance), sekaligus mengukur efektivitas pendidikan agama yang selama ini diterima anak-anak di lingkungan keluarga mereka.
Ketua Koordinator KKN UPGRIS Kelompok 07, Yusuf, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan penutup dari rangkaian panjang pengabdian mahasiswa. “Event Pekan Islami Anak Hebat ini adalah proker besar sekaligus proker terakhir kami di Sidomulyo. Melalui kegiatan ini, kami ingin meninggalkan rekam jejak atau legacy yang positif. Tujuan utamanya menstimulasi keberanian anak-anak untuk tampil dan menumbuhkan kecintaan mereka terhadap nilai-nilai fundamental Islam di tengah masifnya tantangan era digital,” ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Inisiatif akademis ini mendapat apresiasi penuh dari aparatur kewilayahan setempat. Kepala Kelurahan Sidomulyo, Bapak Evan, yang turut memantau jalannya kegiatan, menyampaikan pandangan positifnya terhadap kontribusi mahasiswa. “Kami sangat menyambut baik proker pamungkas dari adik-adik KKN UPGRIS ini. Perlombaan keagamaan sangat krusial sebagai instrumen pendidikan karakter. Kegiatan ini sejalan dengan visi kami untuk mencetak generasi Sidomulyo yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman moral dan akhlakul karimah,” tegasnya.
Pelaksanaan lomba berjalan dengan dinamis dan penuh khidmat. Para peserta cilik menunjukkan kemampuan komprehensif yang melampaui ekspektasi dewan juri. Hal tersebut terlihat jelas dari segi ketepatan tajwid, kelancaran hafalan, maupun kelantangan suara saat mengumandangkan adzan dan iqomah yang menggema di Kecamatan Ungaran Timur sore itu.
Suksesnya perhelatan “Event Pekan Islami Anak Hebat” ini menjadi tonggak paripurna yang manis bagi KKN UPGRIS Kelompok 07. Sinergitas antara perguruan tinggi, pihak sekolah, dan aparatur kelurahan diharapkan mampu memastikan semangat religiusitas yang telah ditanamkan ini dapat terus dipelihara, serta menjadi budaya berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Semarang di masa mendatang.(*)

