Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali terasa hangat di wilayah Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Kelurahan Pedurungan Tengah bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 Universitas PGRI Semarang menggelar kegiatan bagi-bagi takjil pada Jumat (27/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di sekitar area jalan utama kelurahan dan menyasar para pengguna jalan serta warga sekitar yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara pemerintah kelurahan, mahasiswa KKN, dan masyarakat. Sejak sore hari, jajaran perangkat kelurahan dan mahasiswa telah bersiap membagikan ratusan paket takjil yang berisi makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Warga tampak antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut.
Ibu Lurah Pedurungan Tengah, Masrifah, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Ia mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa KKN Kelompok 30 yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kegiatan berbagi takjil ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial pemerintah kelurahan kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah. Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan kontribusi adik-adik mahasiswa KKN Kelompok 30 yang ikut membantu dari proses persiapan hingga pembagian di lapangan,” ujar Masrifah, S.Sos., saat ditemui di sela kegiatan.
Menurutnya, kolaborasi antara kelurahan dan mahasiswa menjadi contoh sinergi positif yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang dengan cakupan yang lebih luas.
kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa. Lokasi pembagian difokuskan di area jalan di depan Kantor Kelurahan Pedurungan Tengah yang ramai dilalui warga dan pengendara, sehingga paket takjil dapat tersalurkan secara merata dan tepat sasaran.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 30 Pedurungan Tengah menjelaskan bahwa keterlibatan mereka dalam kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja sosial kemasyarakatan selama masa pengabdian. Mahasiswa tidak hanya membantu dalam proses distribusi, tetapi juga turut serta dalam pengemasan takjil serta koordinasi teknis di lapangan.
“Kami merasa senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan ini. Selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi kami untuk belajar berinteraksi dan bekerja sama dengan perangkat kelurahan serta warga,” ungkap salah satu mahasiswa KKN.
Pembagian takjil berlangsung tertib dan lancar. Para mahasiswa dan perangkat kelurahan berdiri di tepi jalan sambil membagikan paket kepada pengendara motor, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki. Senyum dan ucapan terima kasih dari para penerima takjil menambah suasana hangat di sore hari tersebut.
kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana memperkuat rasa empati dan solidaritas di bulan Ramadan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat.
kegiatan diawali dengan koordinasi antara pihak kelurahan dan mahasiswa KKN untuk menentukan jumlah paket, teknis pembagian, serta lokasi yang dinilai strategis. Setelah seluruh persiapan matang, tim gabungan kemudian turun langsung ke lapangan untuk membagikan takjil secara tertib dan terorganisir.
Melalui kegiatan ini, Kelurahan Pedurungan Tengah berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Ibu Lurah Masrifah, S.Sos., menegaskan bahwa Ramadan menjadi momen yang tepat untuk menanamkan nilai kepedulian sosial dan kebersamaan.
“Semoga kegiatan sederhana ini membawa keberkahan bagi kita semua dan semakin mempererat hubungan antara pemerintah kelurahan, mahasiswa, dan masyarakat. Kami berharap semangat gotong royong seperti ini terus terjaga,” tutupnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan bagi-bagi takjil ini, kolaborasi antara Kelurahan Pedurungan Tengah dan mahasiswa KKN Kelompok 30 Universitas PGRI Semarang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan lainnya dalam menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

