Semangat peningkatan mutu benar-benar terasa dalam acara Penandatanganan Kontrak Kinerja UPGRIS Tahun 2026 yang digelar di Gedung Pusat lantai 7, Selasa (24/2/2026). Di balik agenda strategis tersebut, sorotan utama tertuju pada para Juara Anugerah Audit Mutu Internal (AMI) 2026 yang berhasil menorehkan capaian membanggakan.
Tiga program studi tampil sebagai yang terbaik dalam ajang AMI Award 2026. Posisi Juara I diraih oleh Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) dengan skor impresif 392,14. Capaian ini menjadi bukti konsistensi PPG dalam menjaga dan meningkatkan standar mutu akademik maupun tata kelola program studi.
Di posisi Juara II, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1) berhasil mengantongi skor 385,19. Prestasi ini menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan kurikulum, kualitas pembelajaran, hingga penguatan luaran akademik mahasiswa.
Sementara itu, Juara III diraih oleh Program Studi PG-PAUD (S1) dengan skor 381,43. Raihan ini menegaskan keseriusan PG-PAUD dalam membangun sistem mutu yang berkelanjutan dan adaptif terhadap tuntutan pendidikan masa kini.
Penghargaan AMI ini menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan penandatanganan kontrak kinerja yang sebelumnya telah diawali dengan komitmen Arah Kinerja 2025 antara Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum., dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, S.T, M.Eng., Ph.D., pada 5 Januari 2026 lalu. Komitmen tersebut menegaskan kewajiban UPGRIS untuk memenuhi target kinerja jangka menengah sesuai kesepakatan dengan Mendiktisaintek.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa penandatanganan kontrak kerja bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan langkah strategis menuju standar keunggulan yang lebih tinggi. Arah kinerja yang telah disepakati akan memastikan seluruh kebijakan dan program, terutama di tingkat fakultas dan program studi, selaras dengan Indeks Kinerja Utama (IKU).
Momentum penghargaan AMI 2026 menjadi bukti nyata bahwa budaya mutu di lingkungan UPGRIS terus bergerak maju. Evaluasi internal yang ketat melalui AMI tidak hanya menjadi alat ukur, tetapi juga pendorong semangat kompetisi sehat antarprogram studi.
Selain penyerahan Anugerah AMI, agenda lain dalam kegiatan tersebut meliputi penyerahan dokumen kurikulum program studi oleh Rektor serta pengisian IKU 1 UPGRIS. Seluruh jajaran pimpinan turut hadir dan menandatangani kontrak kinerja, mulai dari wakil rektor, dekan, direktur pascasarjana, ketua lembaga, wakil dekan, asisten direktur pascasarjana, sekretaris lembaga, ketua program studi, hingga sekretaris program studi.
Keberhasilan para Juara AMI 2026 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh program studi di UPGRIS untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik, tata kelola, serta capaian kinerja. Lebih dari sekadar penghargaan, AMI menjadi simbol komitmen bersama bahwa mutu adalah tanggung jawab kolektif.
Dengan capaian gemilang ini, UPGRIS semakin mantap melangkah mewujudkan target kinerja yang telah disepakati, sekaligus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, unggul, dan berjatidiri.(*)

