Transformasi digital menjadi kunci utama bagi pelaku usaha di tingkat desa untuk mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Menyadari hal tersebut, tim Mahasiswa KKN UPGRIS Mengabdi 2026 di Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, meluncurkan program kerja strategis untuk melakukan digitalisasi dan penguatan legalitas UMKM lokal.
Fokus Pendampingan di Catering Diaz Berkah Kegiatan pendampingan intensif ini dilaksanakan pada Rabu, 25 Februari 2026, bertempat langsung di lokasi usaha Catering Diaz Berkah. Usaha milik Ibu Diaz ini menjadi sasaran utama program karena potensinya yang besar dalam bidang jasa boga, namun masih memerlukan sentuhan teknologi dan kelengkapan administrasi untuk ekspansi bisnis yang lebih masif.
Di bawah komando Daffa Adhitya Nugraha selaku Penanggung Jawab (PJ) Kewirausahaan, tim KKN UPGRIS fokus pada pendampingan pemasaran modern melalui pemanfaatan Meta Ads (Facebook dan Instagram Ads). Langkah ini diambil untuk membantu pelaku usaha menjangkau calon pelanggan potensial secara spesifik, melampaui batas geografis Kabupaten Demak.
“Potensi produk UMKM di Bandungrejo, khususnya Catering Diaz Berkah, sangat besar. Namun, jangkauannya seringkali masih terbatas secara organik. Dengan Meta Ads, kita membantu Ibu Diaz membidik konsumen yang tepat berdasarkan minat dan lokasi, sehingga promosi jadi lebih efektif dan efisien,” ujar Daffa Adhitya Nugraha.
Selain penguasaan teknologi iklan, tim KKN UPGRIS juga menyadari bahwa kepercayaan konsumen dan akses pasar formal sangat bergantung pada aspek hukum. Oleh karena itu, dalam kegiatan tersebut dilakukan pendampingan langsung dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan persiapan sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).
Mahasiswa terjun langsung memandu proses pendaftaran pada sistem Online Single Submission (OSS) serta memberikan edukasi mengenai standar produksi pangan yang aman. Dengan mengantongi NIB dan PIRT, Catering Diaz Berkah kini memiliki “paspor” resmi untuk masuk ke ritel modern, toko oleh-oleh, maupun menjalin kemitraan dengan instansi pemerintah di wilayah Demak dan sekitarnya.
Harapannya pasca-KKN Melalui integrasi antara digitalisasi pemasaran dan pemenuhan legalitas ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap UMKM di Desa Bandungrejo tidak hanya sekadar bertahan, tetapi mampu bertransformasi menjadi unit usaha yang mandiri, profesional, dan berdaya saing tinggi. Upaya ini menjadi bukti nyata pengabdian mahasiswa dalam membangun fondasi ekonomi desa yang berkelanjutan di era ekonomi digital.

