Kampus yang sehat dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pengajar dengan peningkatan kualifikasi jabatan akademik. Universitas PGRI Semarang kembali menorehkan capaian dalam pengembangan sumber daya manusia akademik.
Seorang dosen UPGRIS resmi meraih jabatan akademik Guru Besar, sementara tujuh dosen lainnya memperoleh kenaikan jabatan menjadi Lektor Kepala. Penyerahan surat keputusan (SK) tersebut dilaksanakan di Gedung A LLDIKTI Wilayah VI pada 16 Oktober 2026.
Dosen yang meraih jabatan akademik Guru Besar adalah Prof. Mega Novita, S.Si., M.Si., M.Nat.Sc., Ph.D. Capaian ini menjadi pencapaian penting dalam perjalanan akademiknya sekaligus memperkuat kapasitas UPGRIS dalam mengembangkan pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, tujuh dosen UPGRIS yang memperoleh kenaikan jabatan akademik menjadi Lektor Kepala adalah Dr. E. Dwi Prastiyo Hadi, S.E., M.Si.; Husnul Hadi, S.Pd., M.Pd.; Iffah Muflihati, S.TP., M.Sc.; Dr. Jafar Sodiq, S.Pd., M.Pd.; Dr. Joko Sulianto, S.Pd., M.Pd.; Pandu Kresnapati, S.Pd., M.Pd.; serta Dr. Suhendri, S.Pd., M.Pd., Kons.
Rektor Universitas PGRI Semarang, Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H., menyambut baik capaian tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas dosen merupakan salah satu aspek penting dalam membangun perguruan tinggi yang unggul dan mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi yang terus berkembang.
“Kampus yang baik memang harus selalu meningkatkan kualitas para dosennya,” ucapnya. Rektor menegaskan, kualitas dosen menjadi salah satu fondasi penting bagi kemajuan institusi. Peningkatan kompetensi dan jenjang jabatan akademik perlu terus didorong sebagai bagian dari upaya memperkuat mutu perguruan tinggi.
Dukungan terhadap pengembangan karier akademik dosen juga ditegaskan Wakil Rektor Bidang Akademik UPGRIS, Prof. Nur Khoiri, S.Pd., M.T., M.Pd. Ia menyampaikan bahwa universitas akan terus memberikan dukungan agar para dosen terdorong mengurus dan meningkatkan jabatan akademiknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Saya berharap tiap tahun muncul guru besar baru dari kampus ini,” ucapnya. Harapan tersebut mencerminkan komitmen UPGRIS untuk membangun budaya akademik yang produktif dan berkelanjutan.
Guru Besar sebagai jabatan akademik tertinggi bagi dosen memiliki peran strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan budaya riset, dan pembinaan generasi akademisi berikutnya. Sementara itu, jabatan Lektor Kepala menjadi salah satu tahapan penting bagi dosen untuk memperluas kontribusinya dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.(*)

