Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan (FPIPSKR) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali menggelar Pekan Pahlawan. Memasuki penyelenggaraan yang ke-11, kegiatan ini menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kepahlawanan, memperkuat kebersamaan, serta membangun karakter mahasiswa melalui beragam aktivitas di lingkungan kampus.
Pekan Pahlawan tahun ini diisi sejumlah agenda, antara lain perlombaan, bakti sosial, pemilihan dosen favorit, forum ilmiah, dan kegiatan olahraga. Rangkaian kegiatan tersebut melibatkan sivitas akademika sebagai upaya menghadirkan suasana kampus yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kepedulian sosial.
Dekan FPIPSKR UPGRIS, Dr. Endang Wuryandini, M.Pd., mengatakan, Pekan Pahlawan menjadi momentum untuk menginterpretasikan nilai-nilai kepahlawanan melalui kegiatan yang melibatkan warga kampus.
“Nilai kepahlawanan perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk melalui semangat kebersamaan, kepedulian terhadap sesama, dan partisipasi dalam kegiatan positif. Rangkaian kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan serta mempererat hubungan antaranggota sivitas akademika,” ucapnya.
Endang turut mengapresiasi dukungan pimpinan universitas yang telah menyediakan fasilitas sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Rektor UPGRIS Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H., mengatakan pelaksanaan Pekan Pahlawan tahun ini terasa istimewa karena berlangsung bersamaan dengan agenda olahraga rutin setiap Jumat. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd.
Rektor menjelaskan, UPGRIS secara rutin memfasilitasi dosen dan tenaga kependidikan untuk berolahraga setiap Jumat. Berbagai pilihan olahraga disediakan, mulai dari senam, tenis lapangan, tenis meja, bulu tangkis, bola voli, futsal, hingga latihan kebugaran di pusat kebugaran.
Menurut Rektor, fasilitas dan kegiatan olahraga tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan universitas.
Rektor mengapresiasi panitia dan mahasiswa yang terlibat dalam penyelenggaraan Pekan Pahlawan. Ia berharap kegiatan yang telah berlangsung selama 11 kali tersebut dapat terus dipertahankan sebagai budaya positif di UPGRIS.
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., mengingatkan mahasiswa agar senantiasa menjaga integritas, kejujuran, dan empati, baik selama menempuh pendidikan maupun ketika memasuki dunia kerja.
Ia menjelaskan, LLDIKTI Wilayah VI merupakan perpanjangan tangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang menjalankan fungsi pelayanan serta fasilitasi bagi 212 perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah.
Salah satu tugas lembaga tersebut adalah melakukan verifikasi dan memfasilitasi penomoran ijazah nasional. Oleh karena itu, integritas dan kejujuran menjadi prinsip penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, termasuk dalam proses administrasi akademik dan penerbitan ijazah.
Melalui Pekan Pahlawan, UPGRIS berupaya menjadikan nilai-nilai kepahlawanan sebagai bagian dari kehidupan kampus. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi tumbuh dalam perilaku sehari-hari mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.(*)

