Sosialisasi Edukasi Stunting dan Diabetes“Gerakan Cegah Stunting dan Cegat Gula” Desa Kalikayen

Kegiatan Sosialisasi Edukasi Stunting dan Diabetes bertema “Gerakan Cegah Stunting dan Cegat Gula” merupakan program penyuluhan kesehatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan stunting pada anak serta pengendalian risiko penyakit diabetes akibat konsumsi gula berlebih.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa KKN UPGRIS dengan menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidang kesehatan, yaitu Agustina, Bdn., S.Tr.Keb selaku tenaga bidan, serta Zain Akrom selaku Divisi Kesehatan. Peserta kegiatan adalah masyarakat Desa Kalikayen, khususnya para ibu hamil, ibu balita, dan warga usia produktif.

Sosialisasi ini dilaksanakan di Desa Kalikayen dan bertempat di kediaman ibu bidan setempat sebagai lokasi kegiatan penyuluhan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 Februari 2026 saat pelaksanaan program kerja KKN UPGRIS di Desa Kalikayen sebagai bagian dari rangkaian program bidang kesehatan.

Sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap isu stunting dan diabetes yang menjadi perhatian nasional. Stunting dapat berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, sedangkan diabetes merupakan penyakit tidak menular yang risikonya meningkat akibat pola makan tinggi gula dan kurangnya aktivitas fisik. Oleh karena itu, diperlukan edukasi langsung kepada masyarakat agar mampu melakukan pencegahan sejak dini.

Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pemaparan materi, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab.
Agustina, Bdn., S.Tr.Keb menyampaikan materi mengenai pencegahan stunting sejak masa kehamilan hingga usia balita. Beliau menekankan pentingnya asupan gizi seimbang, pemeriksaan rutin ibu hamil, konsumsi tablet tambah darah, pemberian ASI eksklusif, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala melalui posyandu.

Selanjutnya, Zain Akrom selaku Divisi Kesehatan memaparkan materi tentang pencegahan diabetes dengan membatasi konsumsi gula, menerapkan pola makan sehat, serta melakukan aktivitas fisik secara rutin minimal 30 menit setiap hari. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih makanan dan minuman guna menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari warga. Partisipasi aktif terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama kegiatan berlangsung.

Melalui program “Gerakan Cegah Stunting dan Cegat Gula”, diharapkan masyarakat Desa Kalikayen dapat menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari sehingga terwujud keluarga yang sehat, generasi yang kuat, serta desa yang lebih sejahtera.