UPGRIS Gelar “International Expert Talk”, Bahas Pentingnya Mobilitas dalam Perancangan Mesin

Pentingnya menghitung mobilitas dalam suatu sistem mekanisme menjadi salah satu dasar utama dalam perancangan mesin yang efektif dan andal. Melalui perhitungan ini, kebutuhan kontrol dan daya dapat diprediksi dengan lebih akurat. Sistem dapat bekerja secara optimal. Selain itu, analisis mobilitas juga berperan dalam mencegah terjadinya “macet” (binding) maupun kegagalan mekanis.

Penjelasan itu disampaikan oleh Engr. Frenie Ann Belarmino dari Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST, Filipina) dalam acara “International Expert Talk” yang digelar oleh Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) dan Kantor Urusan Internasional (KUI) UPGRIS yang digelar pada 17 April 2026 di Gedung Pusat lantai 2.

Ditambahkan pula, dalam makalah Introduction to the Concepts of Kinematics of Machines, analisis mobilitas diperlukan pula guna menjaga keseimbangan antara integritas struktural dan fungsi mesin.

“Tidak kalah penting, mobilitas yang tepat akan mendukung tingkat presisi dan kemampuan repetisi mesin akan berdampak pada efisiensi biaya dan penggunaan sumber daya dalam proses perancangan maupun operasional.”

Dalam kegiatan tersebut, UPGRIS tidak hanya bertindak sebagai tuan rumah. Tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran yang aktif. UPGRIS memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan pakar internasional.

Dekan Fakultas Teknik dan Informatika UPGRIS, Dr. Ir. Ibnu Toto Husodo, S.T., M.T., IPU., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian penting dari strategi pengembangan kualitas pendidikan di UPGRIS. Ia menyebut bahwa menghadirkan pakar dari luar negeri menjadi salah satu cara efektif untuk memperluas wawasan mahasiswa.

Menurutnya, materi yang disampaikan dalam kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa teknik saat ini. mahasiswa diajak memahami dasar-dasar penting yang menjadi fondasi dalam dunia rekayasa mesin.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi UPGRIS untuk memperkenalkan kualitas akademiknya di tingkat internasional. Melalui kolaborasi dengan NEUST, UPGRIS menunjukkan bahwa kampus siap bersaing dan berkolaborasi di kancah global.

Ke depan, UPGRIS berencana untuk terus mengembangkan program-program serupa dengan cakupan yang lebih luas. Harapannya, semakin banyak mahasiswa yang bisa merasakan manfaat dari pembelajaran berbasis internasional ini.

Dengan konsistensi dalam menghadirkan kegiatan seperti International Expert Talk, UPGRIS semakin menegaskan posisinya sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada pendidikan lokal, tetapi juga memiliki visi global. (*)