Serahkan Peta Administrasi Wilayah untuk Kelurahan Candirejo

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 17 dari Universitas PGRI Semarang melaksanakan program kerja pembuatan peta administrasi wilayah sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat Kelurahan Candirejo. Peta tersebut kini telah dipasang di depan kantor kelurahan dan menjadi kenang-kenangan dari mahasiswa KKN untuk pemerintah serta warga setempat.

Program kerja yang dilaksanakan adalah pembuatan peta administrasi wilayah Kelurahan Candirejo yang memuat informasi batas wilayah, pembagian RT dan RW, serta lokasi fasilitas penting dan potensi lokal. Fasilitas yang dicantumkan dalam peta tersebut meliputi SD 1 Candirejo, SD 2 Candirejo, Pustu (Puskesmas Pembantu), SMA Negeri 2 Ungaran, sentra kuliner, serta Kantor Kelurahan Candirejo.

Peta ini dirancang dengan tampilan visual yang jelas, dilengkapi simbol penanda lokasi sehingga mudah dipahami oleh masyarakat. Selain berfungsi sebagai media informasi administratif, peta tersebut juga menjadi sarana promosi potensi lokal melalui pencantuman lokasi sentra kuliner yang ada di wilayah Candirejo.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kelompok 17 Universitas PGRI Semarang yang tengah menjalankan program pengabdian masyarakat di Kelurahan Candirejo. Program ini merupakan hasil koordinasi dan diskusi antara mahasiswa dengan perangkat kelurahan untuk menghadirkan media informasi wilayah yang lebih representatif.

Lurah Candirejo, Ibu Aisah S.E., menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 17 Universitas PGRI Semarang atas pembuatan peta administrasi wilayah ini. Peta ini sangat bermanfaat karena memuat batas wilayah, lokasi sekolah, pustu, SMA Negeri 2 Ungaran, sentra kuliner, serta kantor kelurahan. Ini akan membantu masyarakat dan tamu dari luar daerah dalam memperoleh informasi yang akurat,” ujar Ibu Aisah S.E.

Sementara itu, Koordinator Desa (Kordes) Kelompok 17, Galang Yuliawan, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar memberikan manfaat jangka panjang. “Kami ingin membuat sesuatu yang bisa terus dimanfaatkan setelah masa KKN selesai. Oleh karena itu, peta administrasi ini kami lengkapi tidak hanya dengan batas wilayah, tetapi juga fasilitas pendidikan, kesehatan, sentra kuliner sebagai potensi ekonomi, dan kantor kelurahan sebagai pusat pelayanan masyarakat,” jelas Galang.

Program pembuatan peta administrasi wilayah ini dilaksanakan selama masa KKN berlangsung. Tahapan kegiatan dimulai dari observasi lapangan dan pengumpulan data di awal masa pengabdian, kemudian dilanjutkan dengan proses desain dan revisi. Peta secara resmi dipasang menjelang akhir masa KKN sebagai simbol penutup kegiatan mahasiswa di Kelurahan Candirejo.

Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kelurahan Candirejo, dengan pemasangan peta dilakukan di bagian depan Kantor Kelurahan Candirejo. Penempatan di area tersebut bertujuan agar peta mudah terlihat dan dapat diakses oleh masyarakat yang datang mengurus administrasi maupun pengunjung dari luar wilayah.

Pembuatan peta administrasi wilayah ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media informasi yang lengkap dan mudah dipahami terkait tata letak wilayah serta fasilitas umum di Candirejo. Dengan adanya peta yang memuat batas wilayah dan lokasi fasilitas penting seperti SD 1 dan SD 2 Candirejo, Pustu, SMA Negeri 2 Ungaran, sentra kuliner, dan kantor kelurahan, masyarakat dapat lebih mudah mengetahui posisi dan akses menuju lokasi-lokasi tersebut.

Selain itu, pencantuman sentra kuliner dalam peta juga bertujuan untuk mendukung promosi potensi ekonomi lokal agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Proses pembuatan peta diawali dengan koordinasi bersama perangkat kelurahan untuk memperoleh data administratif terbaru mengenai batas wilayah dan pembagian RT/RW. Mahasiswa kemudian melakukan survei langsung ke lapangan guna memastikan lokasi fasilitas pendidikan, kesehatan, sentra kuliner, dan kantor kelurahan sesuai dengan kondisi aktual.

Setelah seluruh data diverifikasi, tim menyusun desain peta menggunakan perangkat lunak desain grafis dan pemetaan. Setiap kategori lokasi diberikan simbol khusus agar mudah dibedakan. Setelah mendapatkan persetujuan dari pihak kelurahan, peta dicetak dalam ukuran besar menggunakan bahan yang tahan lama sehingga dapat dipasang di luar ruangan.

Pemasangan dilakukan secara bersama-sama oleh mahasiswa KKN. Dengan adanya peta administrasi wilayah ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Candirejo semakin mudah memperoleh informasi wilayah serta mengenal potensi yang dimiliki daerahnya.

Melalui program ini, KKN Kelompok 17 Universitas PGRI Semarang tidak hanya meninggalkan kenang-kenangan berupa peta administrasi wilayah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata yang bermanfaat bagi pemerintah kelurahan dan seluruh warga Candirejo dalam jangka panjang.