Pasang Peta Wilayah, Kode QR, dan Reflektor Jalan di Kelurahan Bandarjo

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan program kerja utama berupa pemasangan peta wilayah Kelurahan Bandarjo, pemasangan kode QR, serta instalasi reflektor jalan di wilayah RW 08. Program ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung keterbukaan informasi publik sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan lingkungan masyarakat.

Program kerja tersebut dilaksanakan dalam dua tahap kegiatan. Pemasangan reflektor jalan dilaksanakan pada 25 Februari 2026 di beberapa titik strategis RW 08 yang dinilai memiliki tingkat pencahayaan minim pada malam hari. Sementara itu, pemasangan peta wilayah Kelurahan Bandarjo beserta kode QR dilaksanakan pada 28 Februari 2026 di Kantor Kelurahan Bandarjo. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan setelah melalui proses survei lokasi dan koordinasi bersama perangkat kelurahan serta Ketua RW setempat.

Pemasangan peta wilayah bertujuan untuk memberikan gambaran administratif yang jelas mengenai pembagian RW dan RT di Kelurahan Bandarjo. Keberadaan peta ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat, tamu kelurahan, maupun pendatang dalam mengenali struktur wilayah secara lebih sistematis. Selain itu, peta tersebut juga menjadi sarana pendukung pelayanan publik karena membantu mempercepat proses identifikasi alamat dan wilayah administrasi.

Sebagai inovasi tambahan, mahasiswa KKN UPGRIS turut memasang kode QR pada papan informasi yang dapat dipindai menggunakan telepon genggam. Kode QR tersebut berisi informasi digital mengenai profil kelurahan, data wilayah, serta informasi pendukung lainnya. Dengan adanya fitur ini, masyarakat dapat mengakses informasi secara lebih praktis, cepat, dan efisien tanpa harus datang langsung ke kantor kelurahan untuk memperoleh data dasar mengenai wilayahnya.

Di sisi lain, pemasangan reflektor jalan menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap aspek keselamatan pengguna jalan. Reflektor dipasang di beberapa titik yang dianggap rawan, terutama di area yang minim penerangan. Reflektor tersebut berfungsi memantulkan cahaya kendaraan sehingga meningkatkan jarak pandang pengendara pada malam hari. Dengan demikian, risiko kecelakaan dapat diminimalkan dan keamanan lingkungan semakin terjaga.

Tasya Intan Alfiana selaku Ketua Kelompok KKN UPGRIS Kelurahan Bandarjo menyampaikan bahwa program ini dirancang berdasarkan hasil observasi lapangan dan diskusi bersama perangkat kelurahan serta tokoh masyarakat. Menurutnya, kebutuhan akan informasi wilayah yang jelas serta peningkatan keselamatan jalan menjadi prioritas yang dapat direalisasikan dalam waktu pelaksanaan KKN yang terbatas.

Lurah Bandarjo, Siti Maryatun, S.IP., M.M., memberikan apresiasi atas inisiatif dan kerja sama mahasiswa KKN UPGRIS. Ia menyampaikan bahwa program tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi administrasi maupun keamanan lingkungan. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua RW 08 yang menyambut baik pemasangan reflektor jalan karena sangat membantu warga saat beraktivitas pada malam hari.

Pelaksanaan program dilakukan secara gotong royong bersama warga setempat. Mahasiswa memulai dengan tahap perencanaan desain peta, pencetakan media informasi, hingga pemasangan di lokasi yang telah ditentukan. Untuk reflektor jalan, mahasiswa melakukan identifikasi titik rawan, menyiapkan perlengkapan instalasi, serta melakukan pemasangan langsung di lapangan dengan pendampingan Ketua RW dan warga sekitar.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi Kelurahan Bandarjo. Terpasangnya peta wilayah, kode QR, dan reflektor jalan tidak hanya menjadi hasil fisik semata, tetapi juga simbol sinergi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang informatif, tertib, dan aman. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan berbagai inovasi sederhana seperti ini dapat terus dikembangkan demi kemajuan bersama.