Mahasiswa UPGRIS Raih Juara III Lomba Komik Strip Peksimida Jateng 2026

Mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Deva Destianto, berhasil meraih juara III cabang lomba Komik Strip pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi tuan rumah yang sukses menempatkan wakilnya di jajaran terbaik kompetisi seni tingkat provinsi itu. Deva Destianto, mahasiswa Progdi Pendidikan Bimbingan dan Konseling (BK) dari UPGRIS berhasil mengamankan posisi ketiga setelah bersaing dengan peserta dari berbagai kampus.

Lomba Komik Strip digelar pada 4–5 Juli 2026 di Kampus IV UPGRIS. Kompetisi tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah untuk menampilkan kreativitas melalui karya komik yang dinilai dari aspek ide, visual, teknik, dan penyampaian pesan.

Pada malam penutupan, panitia mengumumkan Davin Arya Nirwanda dari Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai juara I, disusul Nurul Haqi Septyaningsih dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta di posisi kedua.

Adapun juara harapan masing-masing diraih Tabaza Zahwa Khozein dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), Mawa Ziorahman Kuntoro dari Universitas Diponegoro (Undip), dan Taoya Milati Nabila dari Universitas Tidar (Untidar).

Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H., hadir secara langsung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang. Ia mengapresiasi seluruh peserta dan dosen pendamping yang telah mengikuti seluruh rangkaian lomba dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat berkarya.

Keberhasilan Deva Destianto menembus tiga besar menjadi bukti bahwa mahasiswa UPGRIS mampu bersaing di bidang seni dengan perguruan tinggi lain di Jawa Tengah. Capaian tersebut sekaligus melengkapi sukses UPGRIS sebagai tuan rumah penyelenggaraan cabang lomba Komik Strip Peksimida Jawa Tengah 2026 yang berlangsung lancar dan kondusif.

Adapun untuk penjurian dinilai oleh para juri dari tingkat nasional. Juri yang terlibat ialah, Bambang Tri Rahadian atau biasa disapa Beng Rahadian komikus nasional, Zulkarnaen Hasan Basri selaku praktisi komik tingkat internasional, dan Wawan Priyanto ilustrator dan kreator komik. (*)