Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 35 Desa Wonosekar, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, menggelar sosialisasi edukasi pencegahan bencana alam dengan mengangkat isu bahaya membuang sampah sembarangan, khususnya di sungai, Senin (17/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan pada malam hari tersebut bertempat di Kantor Desa Wonosekar, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak. Sosialisasi menyasar pemuda-pemudi serta organisasi Karang Taruna Desa Wonosekar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap kebersihan lingkungan dan pencegahan bencana banjir.
Kegiatan diawali dengan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai bencana alam, khususnya banjir. Mahasiswa KKN juga menyampaikan permasalahan lingkungan yang masih ditemukan di Desa Wonosekar, yakni kebiasaan sebagian masyarakat membuang sampah ke sungai.
Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN mengajak para pemuda untuk turut berperan dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. Pemuda dan Karang Taruna diharapkan dapat menjadi penggerak dalam mengingatkan masyarakat secara persuasif agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai.
Ketua KKN UPGRIS Kelompok 35 Desa Wonosekar, Irmansyah Maulana Firza, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan keluhan dari sejumlah perangkat desa mengenai kebiasaan sebagian masyarakat yang masih membuang sampah di sungai.
“Kami selalu mendapatkan keluhan dari sebagian besar perangkat desa setempat mengenai masyarakat yang masih membuang sampah di sungai. Harapan kami dengan adanya sosialisasi ini, orang-orang terdekat, terutama para pemuda desa, bisa membantu menasihati masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai,” tutur Irmansyah.
Menurutnya, pemuda dipilih sebagai sasaran sosialisasi karena memiliki kedekatan dengan masyarakat dan dapat menjadi salah satu pihak yang berperan dalam menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Selain itu, mahasiswa KKN juga menekankan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan bukan hanya dilakukan oleh masyarakat yang lebih tua, tetapi juga masih dapat ditemukan di kalangan generasi muda.
Salah seorang peserta dari Karang Taruna Desa Wonosekar, Ridho, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai cara mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, termasuk bagaimana menyampaikan nasihat kepada orang yang lebih tua dengan cara yang baik dan santun.
“Sosialisasi ini bisa menggugah saya untuk menasihati para orang tua yang masih membuang sampah sembarangan, terutama yang sudah sepuh. Tadi juga kakak KKN memberitahukan cara menasihati orang tua dengan halus agar tidak membuang sampah sembarangan lagi. Sukses terus pokoknya buat seluruh mahasiswa KKN,” ungkap Ridho, anggota Karang Taruna Desa Wonosekar.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 35 berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat terus meningkat. Upaya mengurangi pembuangan sampah ke sungai diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan aliran sungai sekaligus menjadi salah satu langkah preventif dalam mengurangi risiko terjadinya banjir di Desa Wonosekar. (*)

