6 UMKM Pagersari Curi Perhatian di Expo Kesenian Rakyat Bergas Bersama KKN UPGRIS Kelompok 12

Kesenian Rakyat & Expo Kecamatan Bergas & KKN UPGRIS Berdampak 2026 digelar di halaman Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Selasa (25/8/2026) mulai pukul 07.00 WIB hingga malam hari, diisi rangkaian acara mulai dari jalan sehat, pembagian doorprize, hingga pentas seni budaya dari berbagai kelompok kesenian se-Kecamatan Bergas.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Kecamatan Bergas bersama KKN UPGRIS Berdampak 2026 ini, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 12 Desa Pagersari, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang membuka stand expo yang menggandeng enam pelaku UMKM lokal dari desa mereka, yaitu Tempe Daun Bu Winarsih, Kripik Pisang Willy Snack, Intip Warna Snack, Krupuk Gendar Bu Salimah, Mochi Desert Opha, dan Donat Triple A.

Selain memasarkan produk keenam UMKM tersebut, mahasiswa KKN juga menjual aneka makanan-minuman seperti bola-bola ubi, nasi cokot ayam suwir kemangi, es teh, pop mie, dan air mineral. Di stand yang sama, tim KKN turut memaparkan profil dan potensi UMKM Desa Pagersari kepada pengunjung expo.

Penanggung Jawab (PJ) Expo dari KKN UPGRIS Kelompok 12 Desa Pagersari, Bagas Mahardhika Putra, mengatakan keikutsertaan di expo ini jadi kesempatan produk UMKM Pagersari dikenal lebih luas, sampai ke lingkup kecamatan.

“Kita pilih enam UMKM ini buat diajak gabung di stand expo, mumpung banyak pengunjung yang dateng bukan cuma dari Pagersari, tapi dari desa-desa lain se-Kecamatan Bergas juga. Jadi sekalian kita bantu perkenalin produknya biar jangkauannya nggak cuma di desa doang, tapi bisa sampe level kecamatan,” kata Bagas.

Ia menambahkan, presentasi UMKM yang ditampilkan di stand bertujuan membantu pelaku usaha lebih dikenal dan menambah kepercayaan diri untuk terus berkembang.

“Kita juga sempet presentasiin UMKM-nya langsung di stand, biar orang yang mampir nggak cuma beli terus pergi, tapi juga tau cerita di balik produknya,” ujarnya.

Salah satu pelaku UMKM yang diajak berkolaborasi, Winarsih, selaku pemilik usaha Tempe Daun Bu Winarsih, mengaku senang dengan antusiasme pengunjung terhadap produknya.

“Awalnya saya cuma buatkan 55 pcs tempe daun untuk dibawa di expo, eh ternyata rame juga yang beli, sampai akhirnya nambah lagi 50 pcs. Nggak nyangka aja gitu, soalnya biasanya kan jual di sekitar rumah doang,” kata Winarsih.

Ia berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut, agar UMKM desa tetap punya wadah untuk berkembang.

“Ya semoga aja ke depannya masih ada acara-acara kaya gini lagi, soalnya buat UMKM kecil kaya saya ini bener-bener membantu biar makin dikenal,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan di expo ini, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 12 berharap dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi UMKM Desa Pagersari, sekaligus memperkuat sinergi antara kegiatan kampus dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.