KKN UPGRIS Berdampak Inisiasi Pengelolaan Sampah Plastik Bersama PKK di Desa Pasekan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPGRIS Berdampak Kelompok 14 menginisiasi program kerja Bank Sampah Botol Plastik di Dusun Puser, Desa Pasekan, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Program tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekaligus membiasakan warga dalam memilah sampah, khususnya sampah botol plastik. Kamis (20/08/2026)

Program Bank Sampah ini berawal dari kepedulian mahasiswa KKN terhadap pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa bersama warga berupaya menyediakan wadah untuk mengumpulkan botol-botol plastik yang masih memiliki nilai guna dan dapat dikelola lebih lanjut.

Kegiatan ini juga melibatkan Kader PKK dan masyarakat Dusun Puser. Warga terlihat antusias dalam menyambut program yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN UPGRIS Berdampak Kelompok 14 tersebut. Selain memberikan wadah untuk pengumpulan sampah botol plastik, program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kebiasaan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta lebih memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar.

Kader PKK PokJa 1 Dusun Puser Desa Pasekan, Ibu Nasri Yani menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya terhadap keberadaan Bank Sampah Botol Plastik.

“Bank sampah botol plastik ini sangat bermanfaat untuk warga Dusun Puser agar lebih rajin memilah sampah. Semoga ke depannya lingkungan dusun kita makin bersih dan warga makin peduli lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Elvia Nuraini, selaku Penanggung Jawab Program Kerja Bank Sampah KKN Kelompok 14 menyampaikan bahwa program tersebut diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan KKN selesai, melainkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat.

“Kami berharap bank sampah botol plastik ini bisa dipakai dengan baik dan bermanfaat bagi seluruh warga Dusun Puser. Semoga kerja sama ini terus berjalan dan lingkungan kita tetap terjaga kebersihannya bersama-sama,” ujarnya.

Melalui program Bank Sampah Botol Plastik ini, KKN UPGRIS Berdampak Kelompok 14 berharap dapat memberikan kontribusi sederhana namun berkelanjutan bagi masyarakat Dusun Puser. Program ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan warga dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah. (*)