Matematika UPGRIS Ciptakan Technopreneur Muda Profesional

Matematika UPGRIS Ciptakan Technopreneur Muda Profesional

Mahasiswa era sekarang perlu mengembangkan dan mengasah keterampilan kewirausahaan. Apalagi dengan adanya program merdeka belajar kampus merdeka bahwa mahasiswa diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk berwirausaha dan difasilitasi oleh pihak kampus. Program studi pendidikan matematika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) sudah menyiapkan berbagai upaya untuk mewadahi berbagai kegiatan usaha mahasiswa dan menyiapkan serta membuka kesempatan mahasiswa yang belum punya usaha.

Griya pintar merupakan salah satu sarana berkarya mahasiswa matematika untuk melakukan kegitan usaha khususnya dalam bidang pendidikan ungkap ketua program studi (Prodi) pendidikan matematika Dr Lilik Ariyanto MPd. “Prodi sangat serius dalam memfasilitasi segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan kewirausahaan mahasiswa dan tentunya prodi menjadi juga menjadi jembatan utama antara mahasiswa dan nantinya lulusan dengan dunia usaha. Proses kreatif dan keterampilan mahasiswa saat ini sudah lebih memiliki banyak bekal. Berbagai sumber lebih mudah mereka dapat dari berbagai platform digital. Sehingga tidak kesulitan untuk berkarya. Prodi memfasilitasi pakar dan ” tutur Lilik.

Prodi matematika baru-baru ini gelar pelatihan event organizer (EO) dengan narasumber Irma Ramadhani, SE.   Irma juga merupakan Direktur PT BMW, master of ceremony dan Accreditated Professional Certification Foundation of Businesss and Enterpreneurship ini memberikan pelatihan kepada dosen dan mahasiswa untuk menjadi EO pada event pendidikan, menurutnya peluang usaha dalam bidang pendidikan sangat terbuka lebar apalagi pada era yang serba digital ini semua insan pendidikan butuh pendampingan butuh update pengetahuan berkembang begitu cepat nya.

Bekal yang diberikan Irma kepada mahasiswa diantaranya contents of event management, karakteristik event yang baik, perencanaan event yang baik, mencari mitra strategis untuk event dan evaluasi event. “Perencanaan sebelum acara seperti fasilitas pendukung, lapangan parkir, penerapan dan informasi, pos Kesehatan, serta toilet. Kedua, faktor kebersihan dan keamanan pengunjung. Pengunjung akan merasakan kenyamanan apabila factor kebersihan dan keamanan pengunjung terjaga dengan baik,” imbuh Irma.

Materi pelatihan yang disampaikan ini relevan dengan program Griya Pintar yang ada di prodi pendidikan matematika. Griya ini diharapkan akan menghasilkan banyak enterpreneur dalam bidang pendidikan atau technopreneur yang lahir dari mahasiswa matematika.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *