Mahasiswa KKN Bersama Warga Gelar Penanaman Warung Hidup di Dusun Kalilateng Barat

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama warga Dusun Kalilateng Barat, Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, melaksanakan kegiatan penanaman warung hidup pada Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga, memanfaatkan lahan pekarangan, serta mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tanaman pangan dan obat keluarga.

Kegiatan penanaman warung hidup ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN yang terdiri atas Raihan Aji Yunanto dan Alifia Hemmatul Aliyah, bekerja sama dengan ibu-ibu PKK serta warga setempat. Penanaman dilakukan secara gotong royong di beberapa titik pekarangan rumah warga dan area lingkungan sekitar balai dusun. Jenis tanaman yang ditanam meliputi cabai, tomat, terong, kangkung, bayam, serai, jahe, kunyit, dan lengkuas yang bermanfaat untuk kebutuhan dapur sekaligus kesehatan keluarga.

Ketua PKK RT Kalilateng Barat, Ibu Yasmin, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, penanaman warung hidup dapat membantu warga memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Penanaman warung hidup ini sangat berguna bagi warga, karena hasilnya nanti bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Ibu Yasmin.

Senada dengan itu, Ibu Jaenah, selaku anggota PKK RT Kalilateng Barat, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan edukasi penting bagi ibu-ibu dalam memanfaatkan lahan sempit di sekitar rumah. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berkelanjutan dan dirawat bersama-sama oleh warga.

“Melalui kegiatan ini, kami jadi lebih paham bagaimana memanfaatkan pekarangan rumah meskipun lahannya terbatas. Tanaman seperti cabai dan sayuran sangat bermanfaat dan mudah dirawat. Kami berharap ke depan warga bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” kata Ibu Jaenah.

Sementara itu, salah satu mahasiswa KKN, Raihan Aji Yunanto, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman warung hidup merupakan salah satu program kerja yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa. Menurutnya, program ini dirancang agar dapat memberikan dampak jangka panjang bagi warga.

“Kami ingin memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui kegiatan yang sederhana tetapi bermanfaat. Warung hidup ini diharapkan dapat membantu meningkatkan ketersediaan pangan keluarga, menjaga kesehatan, serta memperindah lingkungan sekitar,” jelas Raihan.

Hal senada juga disampaikan oleh Alifia Hemmatul Aliyah, yang menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi warga mengenai pentingnya pola hidup sehat dan ramah lingkungan.

“Selain menanam, kami juga memberikan edukasi tentang cara perawatan tanaman dan manfaat masing-masing jenis tanaman. Harapannya, warga dapat merawat tanaman ini dengan baik sehingga hasilnya bisa dirasakan bersama,” ungkap Alifia.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan persiapan lahan dan pembagian bibit tanaman. Mahasiswa dan warga bekerja sama membersihkan area tanam, menggemburkan tanah, serta menanam bibit secara bersama-sama. Antusiasme warga terlihat dari keikutsertaan ibu-ibu PKK dan masyarakat sekitar yang aktif membantu selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang hijau, asri, dan produktif, sekaligus meningkatkan kemandirian pangan masyarakat Dusun Kalilateng Barat. Program penanaman warung hidup ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara mahasiswa KKN dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat meninggalkan dampak positif yang dapat terus dirasakan oleh masyarakat meskipun masa pengabdian telah berakhir. Ke depan, warga diharapkan dapat terus melanjutkan dan mengembangkan program warung hidup sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan mandiri.(*)