Kegiatan penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan pada Selasa, 3 Maret 2025. Acara ini menjadi tanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKN yang selama beberapa waktu telah melaksanakan berbagai program kerja di desa-desa wilayah Kecamatan Mranggen.
Kegiatan penarikan tersebut dilaksanakan di kantor Kecamatan Mranggen dan dihadiri oleh seluruh mahasiswa KKN UPGRIS yang ditempatkan di wilayah kecamatan tersebut. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Bapak Sekretaris Camat Mranggen, para dosen pembimbing lapangan (DPL), serta para kepala desa yang wilayahnya menjadi lokasi pelaksanaan program KKN. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya dukungan dan kerja sama yang baik antara pihak kampus, pemerintah daerah, dan masyarakat selama pelaksanaan kegiatan pengabdian mahasiswa.
Kegiatan yang dilaksanakan adalah acara penarikan resmi mahasiswa KKN UPGRIS yang menandai berakhirnya masa pengabdian mereka di Kecamatan Mranggen. Dan diikuti oleh seluruh mahasiswa KKN UPGRIS yang ditempatkan di desa-desa wilayah Kecamatan Mranggen, dosen pembimbing lapangan yang bertugas mendampingi mahasiswa selama kegiatan berlangsung, Bapak Sekretaris Camat Mranggen, serta para kepala desa yang selama ini telah bekerja sama dalam mendukung pelaksanaan program kerja mahasiswa. Acara penarikan dilaksanakan di Kantor Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 3 Maret 2025, sebagai agenda penutup dari rangkaian kegiatan KKN yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa UPGRIS. Penarikan ini dilakukan sebagai bentuk penutupan resmi kegiatan KKN sekaligus sebagai momen evaluasi dan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan penarikan dilaksanakan melalui serangkaian acara formal seperti sambutan dari pihak kecamatan, perwakilan kampus, serta penyerahan kembali mahasiswa dari pihak kecamatan kepada pihak universitas.
Acara dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan doa bersama agar seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan selama masa KKN dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Sekretaris Camat Mranggen yang mewakili pihak pemerintah kecamatan.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN UPGRIS yang telah melaksanakan berbagai program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Mranggen. Beliau juga menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa selama kegiatan KKN memberikan kontribusi positif, baik dalam bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, maupun kegiatan sosial lainnya.
Selanjutnya, sambutan juga disampaikan oleh perwakilan dari pihak Universitas PGRI Semarang yang diwakili oleh dosen pembimbing lapangan. Dalam kesempatan tersebut, pihak kampus menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah Kecamatan Mranggen dan seluruh kepala desa yang telah memberikan kesempatan serta dukungan kepada mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Dosen pembimbing lapangan juga menyampaikan bahwa kegiatan KKN merupakan salah satu bentuk implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga pengalaman sosial yang dapat membentuk karakter serta meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat.
Selama masa pelaksanaan KKN, mahasiswa telah melaksanakan berbagai program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing desa. Program-program tersebut meliputi kegiatan pendidikan, pendampingan UMKM, kegiatan kesehatan, pelestarian lingkungan, serta berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat setempat.
Setelah penyampaian sambutan, acara dilanjutkan dengan prosesi penarikan mahasiswa KKN secara simbolis dari pihak kecamatan kepada pihak universitas. Prosesi ini menjadi tanda bahwa masa pengabdian mahasiswa di wilayah Kecamatan Mranggen telah resmi berakhir.
Kegiatan penarikan ini juga menjadi momen refleksi bagi mahasiswa atas pengalaman yang telah mereka dapatkan selama menjalankan kegiatan KKN. Banyak pelajaran berharga yang diperoleh, mulai dari pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat, belajar memahami kondisi sosial di lingkungan desa, hingga mengasah kemampuan kerja sama dalam tim.
Melalui kegiatan penarikan ini, diharapkan hubungan baik antara Universitas PGRI Semarang dengan pemerintah Kecamatan Mranggen serta masyarakat desa dapat terus terjalin di masa yang akan datang. Kerja sama yang telah terbangun selama pelaksanaan KKN diharapkan dapat menjadi awal dari berbagai bentuk kolaborasi lain yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan penarikan mahasiswa KKN UPGRIS di Kecamatan Mranggen ini pun ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus kenang-kenangan atas kebersamaan yang telah terjalin selama masa pengabdian mahasiswa di wilayah tersebut. Momen tersebut menjadi penutup yang penuh kesan bagi mahasiswa sebelum kembali melanjutkan aktivitas akademik di kampus.

