UPGRIS Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Al Hidayah Foundation Thailand Selatan

UPGRIS Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Al Hidayah Foundation Thailand Selatan

Semarang, 15 Januari 2026 – Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) terus memperluas jejaring kerja sama internasional melalui kemitraan strategis dengan Al Hidayah Foundation, Thailand Selatan. Kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan Program Praktik Pengalaman Lapangan dan Kuliah Kerja Nyata (PPL-KKN) Internasional Tahun 2026 sekaligus mempertegas komitmen UPGRIS dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak melalui implementasi Tridarma Perguruan Tinggi dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Kerja sama tersebut dibahas dalam rangkaian pertemuan koordinasi antara pimpinan UPGRIS, Kantor Urusan Internasional (KUI), dosen pendamping lapangan, serta jajaran Al Hidayah Foundation sebagai mitra utama di Thailand Selatan. Pertemuan ini menghasilkan kesepahaman mengenai pelaksanaan berbagai program kolaboratif yang mencakup praktik mengajar mahasiswa, pengabdian kepada masyarakat, implementasi inovasi pendidikan, serta penguatan jejaring akademik internasional.

Rektor UPGRIS menegaskan bahwa internasionalisasi merupakan bagian dari strategi universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas kontribusi kepada masyarakat global.

“Kerja sama internasional harus memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh pihak. Melalui kolaborasi dengan Al Hidayah Foundation, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar lintas budaya bagi mahasiswa sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah mitra di Thailand Selatan. Inilah bentuk nyata implementasi Tridarma yang berdampak,” ujar Rektor UPGRIS.

Program PPL-KKN Internasional dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif kepada mahasiswa melalui praktik mengajar di sekolah mitra, kegiatan pemberdayaan masyarakat, pertukaran budaya, hingga penerapan berbagai inovasi pembelajaran yang dikembangkan oleh dosen dan mahasiswa UPGRIS. Kegiatan tersebut sejalan dengan kebijakan MBKM yang mendorong mahasiswa memperoleh pengalaman belajar di luar kampus serta membangun kompetensi global.

Selain mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, kerja sama ini juga diarahkan untuk membantu proses pemulihan pendidikan di wilayah Thailand Selatan yang masih menghadapi tantangan pascabanjir. Oleh karena itu, seluruh program yang disusun akan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah mitra sehingga mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi guru, peserta didik, maupun masyarakat sekitar.

Ketua Kantor Urusan Internasional (KUI) UPGRIS menjelaskan bahwa tahap perencanaan menjadi fondasi penting untuk memastikan seluruh kegiatan dapat berjalan secara efektif.

“Kami bersama Al Hidayah Foundation menyusun program secara komprehensif, mulai dari penempatan mahasiswa, koordinasi dengan sekolah mitra, pendampingan akademik, hingga penyusunan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Harapannya, program ini tidak hanya menjadi kegiatan internasional, tetapi juga menghasilkan dampak yang berkelanjutan,” jelas Ketua KUI UPGRIS.

Kolaborasi ini mengadopsi pendekatan IPCSA 5E, yaitu model kerja sama internasional yang dikembangkan UPGRIS dengan mengintegrasikan lima aspek utama, yakni Education, Engagement, Empowerment, Entrepreneurship, dan Evaluation. Melalui pendekatan tersebut, setiap program internasional tidak hanya berorientasi pada mobilitas mahasiswa, tetapi juga menghasilkan luaran berupa peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kapasitas masyarakat, inovasi, serta pengembangan jejaring global.

Dalam tahap awal kerja sama, kedua institusi juga menyepakati pelaksanaan pemetaan kebutuhan (needs assessment) pada sekolah-sekolah mitra. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar penyusunan program pembelajaran, pengabdian kepada masyarakat, pelatihan guru, hingga implementasi hasil penelitian yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lokal.

Kemitraan antara UPGRIS dan Al Hidayah Foundation diharapkan menjadi awal dari kerja sama jangka panjang yang tidak hanya mendukung pelaksanaan PPL-KKN Internasional, tetapi juga membuka peluang kolaborasi pada bidang penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan inovasi pendidikan.

Melalui penguatan kerja sama internasional ini, UPGRIS kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi global untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperluas pengalaman belajar mahasiswa, serta memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian berbagai tantangan pendidikan di tingkat internasional.