Posyandu ILP Permudah Warga Segeni Cek Kesehatan Gratis, Mahasiswa KKN UPGRIS Ikut Turun Tangan

Kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang mencakup wilayah Dusun Segeni, Desa Pagersari, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, digelar di RT 01 RW 01 pada Selasa (11/8/2026), mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri sekitar 50-an warga dari berbagai kelompok usia, dengan Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 12 turut dilibatkan dalam pelaksanaannya, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan dan lingkar perut, hingga pencatatan hasil pemeriksaan.

Ketua Posyandu Waluyo Jati 1, Adi Saputro Tunggal, menjelaskan bahwa Posyandu ILP kini memiliki cakupan layanan yang lebih luas dibanding sebelumnya, karena tidak lagi terbatas pada balita.

“Posyandu ILP sangat penting, karena sudah melayani semua umur, bukan hanya balita, tetapi remaja, ibu hamil, serta lansia, jadi lebih mudah cek kesehatan dasar tanpa harus ke puskesmas,” kata Adi.

Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa KKN turut meringankan tugas kader kesehatan setempat, khususnya pada proses pendaftaran, pendataan, dan penimbangan warga yang jumlahnya cukup banyak pada hari itu.

“Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu sekali, tenaga kader kesehatan jadi lebih terbantu saat pendataan dan penimbangan. Masyarakat jadi lebih antusias karena adanya suasana baru,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, anggota KKN UPGRIS Kelompok 12 dibagi ke beberapa pos, mulai dari pos pendaftaran, pengukuran tensi, hingga penimbangan berat badan dan lingkar perut. Salah satu anggota, Diyah Sekar Ayu, menjelaskan pembagian tugas tersebut disesuaikan agar pelayanan bisa berjalan lebih cepat.

“Kami di sini bagi tugas, ada yang bantu pendaftaran, ada yang ukur tensi, ada yang nimbang berat badan sama ukur lingkar perut, ada juga yang bantu pencatatan hasil pemeriksaan warga yang datang,” ujar Diyah.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk pembelajaran langsung sekaligus wujud kepedulian terhadap warga Dusun Segeni.

“Kami ikut karena mau langsung terjun dan lihat sendiri gimana pelayanan kesehatan di masyarakat itu berjalan. Semoga apa yang kami lakukan di sini bisa jadi kontribusi nyata buat warga Segeni,” kata Diyah.

Di akhir wawancara, Adi Saputro Tunggal berharap masyarakat semakin rutin datang ke Posyandu ILP setiap bulannya agar dapat mendeteksi penyakit dasar sejak dini secara gratis.

“Harapan saya untuk masyarakat, semoga lebih rutin ke Posyandu ILP tiap bulannya agar bisa mengetahui penyakit dasar sejak dini secara gratis. Mencegah itu lebih baik daripada mengobati, dengan rutin ke posyandu membuat Dusun Segeni lebih sehat,” ujarnya.

Melalui Posyandu ILP ini, warga Dusun Segeni dapat mengakses layanan kesehatan dasar secara gratis dan lebih menyeluruh tanpa harus menempuh jarak ke puskesmas, sekaligus membuka peluang deteksi dini berbagai penyakit sejak tahap awal. (*)