Lewat Posyandu Remaja, KKN UPGRIS 06 Ajak Generasi Muda Jatijajar Jauhi Narkoba

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 06 mengajak generasi muda di RW 3, Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba melalui edukasi dalam kegiatan Posyandu Remaja, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN UPGRIS untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai bahaya narkoba sekaligus mendorong mereka agar lebih peduli terhadap kesehatan dan masa depan.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai pengertian narkoba, jenis dan dampak penyalahgunaannya, serta berbagai risiko yang dapat ditimbulkan terhadap kesehatan, lingkungan sosial, pendidikan, hingga masa depan remaja.

Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga diajak memahami pentingnya menjaga diri dari pengaruh lingkungan dan pergaulan yang dapat mengarah pada penyalahgunaan narkoba.

Selain sosialisasi, kegiatan Posyandu Remaja juga diisi dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan. Mahasiswa KKN turut membantu tenaga kesehatan dan kader dalam pelaksanaan kegiatan agar berjalan lancar.

Bidan Desa Jatijajar, Rizka Nuremi Virgiana, A.Md.Keb., mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN UPGRIS dalam kegiatan Posyandu Remaja. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan dukungan sekaligus warna baru dalam pelaksanaan kegiatan yang melibatkan para remaja.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kerja samanya. Kehadiran mahasiswa KKN UPGRIS sangat membantu kegiatan Posyandu Remaja, terutama dalam memberikan edukasi kepada remaja. Dengan adanya mahasiswa, anak-anak remaja juga lebih antusias mengikuti kegiatan dan mendapatkan pengetahuan baru mengenai kesehatan serta bahaya narkoba,” ujar Rizka.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan karena edukasi mengenai narkoba penting diberikan kepada remaja sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Menurutnya, remaja tidak hanya membutuhkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga pengetahuan dan pendampingan agar mampu mengambil keputusan yang tepat dalam menjaga kesehatan serta memilih lingkungan pergaulan.

Salah satu mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 06, Ahmad Masalik Said, mengatakan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap generasi muda di Desa Jatijajar.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, teman-teman remaja dapat lebih memahami bahaya narkoba dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba. Kami juga ingin mengajak mereka untuk mengisi masa muda dengan kegiatan yang positif, sehat, dan bermanfaat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan remaja, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah bersama dalam membangun kesadaran generasi muda Desa Jatijajar untuk hidup sehat dan menjauhi penyalahgunaan narkoba. (*)