Inilah Para Juara Putra Putri Kampus UPGRIS 2026

Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali memilih mahasiswa terbaik melalui Grand Final Pemilihan Putra dan Putri Kampus UPGRIS 2026 yang digelar di Balairung 2 UPGRIS, 17 Juli 2026.

Ajang tahunan dalam rangka Dies Natalis ke-45 UPGRIS ini tidak sekadar memilih mahasiswa berpenampilan menarik. Tetapi menjadi ruang pembentukan duta kampus yang mampu menginspirasi, berprestasi, dan menjadi representasi nilai-nilai UPGRIS di tingkat nasional maupun internasional.

Grand final menghadirkan Putri Budaya Indonesia 2025, Amare Amodia, sebagai salah satu juri. Kehadirannya memberi motivasi kepada para finalis untuk terus mengembangkan potensi diri, kepemimpinan, serta kemampuan berkomunikasi di ruang publik. Juri lainnya adalah Dr. Maryanto, M.Si., Prof. Dr. Nur Khoiri, S.Pd., M.T., M.Pd., Desi Maulia, S.Psi., M.Psi., Dr. Dyah Nugrahani, S.Pd., M.Hum.  

Setelah melalui rangkaian seleksi yang meliputi penilaian wawasan, kepribadian, kemampuan komunikasi, hingga penguasaan isu-isu pendidikan dan kebangsaan, dewan juri menetapkan Nur Wahid Bagus Imam Algatara dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) sebagai Putra Kampus UPGRIS 2026. Sementara itu, gelar Putri Kampus UPGRIS 2026 diraih Niken Kusumawardhani dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Posisi juara kedua kategori putra diraih Feri Febrian dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), sedangkan juara kedua kategori putri diraih Putri Emilianti Pangastuti dari Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS). Adapun juara ketiga kategori putra diraih Rizalul Fikri dari Program Studi Informatika, sedangkan juara ketiga kategori putri diraih Aisyah Adinda dari Program Studi Hukum.

Panitia juga memberikan penghargaan favorit kepada Muhammad Azrie Jazeera untuk kategori putra dan Anggi Arnelita Rossyi dari Program Studi Manajemen untuk kategori putri. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian yang mempertimbangkan kemampuan membangun kedekatan dengan publik serta dukungan yang diperoleh selama proses pemilihan.

Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H., menyampaikan dalam sambutannya, pemilihan Putra dan Putri Kampus UPGRIS menjadi salah satu wadah pengembangan potensi mahasiswa di luar bidang akademik.

“Para finalis didorong untuk memiliki kemampuan kepemimpinan, berpikir kritis, serta menjadi komunikator yang mampu memperkenalkan berbagai prestasi dan program unggulan kampus kepada masyarakat,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komite 1 DPD RI Anggota DPD/MPR RI Dapil Jawa Tengah Ketua PGRI Provinsi Jateng-Pembina YPLP PT PGRI Semarang, Dr. Muhdi, S.H., M.Hum., menegaskan dalam sambutannya, para pemenang diharapkan dapat menjadi duta yang aktif dalam berbagai kegiatan akademik, sosial, budaya, maupun promosi institusi.

“Peran ini penting mengingat mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki prestasi akademik, tetapi juga kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.”

Melalui ajang ini, UPGRIS menegaskan komitmennya dalam membentuk lulusan yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Kehadiran Putra dan Putri Kampus diharapkan menjadi wajah kampus yang mampu menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkarya, mengembangkan kapasitas diri, dan membawa nama baik universitas di berbagai kesempatan.(*)