Posdaya “Kusuma Jaya” Mitra Binaan UPGRIS Juara Lima Besar Nasional

Posdaya “Kusuma Jaya” Mitra Binaan UPGRIS Juara Lima Besar Nasional

Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) “Kusuma Jaya” mitra binaan Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Jumat (15/1) 2016 mendapat penghargaan posdaya rujukan nasional 2015. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Prof Haryono Suyono di Auditorium Universitas Negeri Semarang. Dari duapuluh finalis Posdaya seluruh Indonesia terpilih lima yang menjadi rujukan posdaya nasional. Posdaya “kusuma Jaya” yang mewakili dari Provinsi Jawa Tengah menjadi Pemenang lima besar. Hal ini berkat kerjasama dan komitmen yang baik diantara keduanya.
Rektor UPGRIS Dr Muhdi SH MHum menerangkan “Penghargaan ini adalah bentuk prestasi dan kerja keras antara UPGRIS dan Posdaya “Kusuma Jaya”. Capaian ini bukan merupakan Puncak dari kegiatan Posdaya. Akan tetapi, sebagai capaian yang harus dipertahankan bahkan ditingkatkan.Tahun 2016 Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPGRIS terus membentuk dan mengembangkan Posdaya mitra binaan yang lain. Agar masyarakat di Jawa Tengah menjadi lebih sejahtera,”pungkas Rektor UPGRIS.
Yayasan Damandiri terus menggandeng seluruh perguruan tinggi di Indonesia salah satunya UPGRIS untuk mengabdi kepada masyarakat. Mahasiswa terus andil terhadap isu atau permasalahan di masyarakat. Melalui kegiatan KKN tahun ini LPPM UPGRIS terus memberikan bekal terhadap para mahasiswa. Kelak ketika berada di tengah masyarakat paham dan tahu mengenai kehidupan yang layak.
Harapan kedepan Posdaya mitra binaan UPGRIS di seluruh Jawa Tengah terus berkembang dan mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Dukungan dari Bupati, Walikota, dan Gubernur Jawa di Jawa Tengah adalah wujud solidaritas yang apik.Agar tercapai cita-cita Posdaya yaitu menguatkan fungsi keluarga, Mendorong keluarga untuk mebangun dirinya, sehingga meningkat kemamapua keluarga dalam mengatasi permasalahan yang dihadapinya. mendorong meningkatkan mutu keluarga. Mendorong terpeliharanya infrastruktur sosial berdasarkan kearifan budaya lokal, sehingga memperkuat keutuhan sebagai bangasa Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *