Wujudkan Pendidikan Inklusif, YPLP PT PGRI Semarang Salurkan Beasiswa bagi 20 Mahasiswa UPGRIS

Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (YPLP PT) PGRI Semarang menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan melalui penyaluran beasiswa. Keterbatasan ekonomi ditegaskan tidak boleh menjadi penghalang bagi generasi muda berpotensi untuk menuntaskan pendidikan hingga jenjang sarjana.

Komitmen tersebut diwujudkan dalam acara Penyerahan Surat Keputusan Penerima Beasiswa YPLP PT PGRI Semarang Tahun Akademik 2026/2027. Agenda tersebut diselenggarakan di Gedung Pusat Lantai 2 Kampus Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Semarang, Jawa Tengah, 16 September 2026.

Sebanyak 20 mahasiswa penerima beasiswa tersebut tersebar di tiga program studi (prodi). Rinciannya mencakup 10 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Ekonomi, 6 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Fisika, serta 4 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD).

Ketua YPLP PT PGRI Semarang, Dr. Sri Suciati, M.Hum., dalam sambutannya memberikan pesan mendalam dan motivasi mendasar kepada para penerima beasiswa. Ia mengingatkan bahwa seluruh mahasiswa yang berhak menerima bantuan tersebut merupakan sosok-sosok pilihan yang memiliki potensi akademis serta ketangguhan mental yang besar.

“Kalian adalah anak-anak terpilih, dengan potensi yang besar untuk melanjutkan kuliah. Kita ingin membuktikan keterbatasan finansial tidak memupus semangat belajar mahasiswa,” tegas Sri Suciati di hadapan para penerima beasiswa dan civitas akademika yang hadir.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas PGRI Semarang, Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H., menyebutkan bahwa pemberian beasiswa ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen kampus dalam menghadirkan ruang pendidikan yang merata.

“Beasiswa ini adalah wujud komitmen memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan,” kata Rektor.

Rektor berharap adanya dukungan finansial dari yayasan dapat meredakan beban ekonomi mahasiswa dan keluarga. Dengan demikian, para mahasiswa penerima bantuan dapat mencurahkan perhatian secara penuh pada proses pembelajaran dan pengembangan diri di kampus.

“Mudah-mudahan kebijakan ini memberikan manfaat bagi mahasiswa dan keluarga. Kami harapkan mahasiswa bisa fokus studi sampai lulus tepat waktu dan memanfaatkan kesempatan dari beasiswa ini sebaik-baiknya,” ujar Rektor menutup sambutannya.

Langkah kolaboratif antara UPGRIS dan YPLP PT PGRI Semarang ini diharapkan terus memperkokoh pilar inklusivitas pendidikan tinggi, sehingga setiap anak bangsa berprestasi memiliki peluang setara untuk meraih cita-cita.(*)