Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 40 Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen menggelar sosialisasi pembuatan spray anti nyamuk bagi ibu-ibu PKK, Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, sabtu (8/8/2026)
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pembuatan spray anti nyamuk,alat apa saja yang digunakan, tujuan apa dari penggunaan spray anti nyamuk, serta apa dampak yang dihasilkan dari penggunaan spray anti nyamuk, materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa
Suasana hangat dan penuh keceriaan menyelimuti RT 04 Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak para Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPGRIS baru saja menggelar aksi kreatif bersama ibu-ibu PKK setempat, bukan sekedar sosialisasi biasa, mereka turun tangan langsung mempraktikan cara pembuatan spray anti nyamuk yang aman dan praktis digunakan di rumah.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pembuatan spray anti nyamuk,alat apa saja yang digunakan, tujuan apa dari penggunaan spray anti nyamuk, serta apa dampak yang dihasilkan dari penggunaan spray anti nyamuk, materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa
Salah satu Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 40 dari program studi Bimbingan dan Konseling, Rjovda Bylqis,mengatakan edukasi tersebut tidak hanya mengenalkan spray anti nyamuk, tetapi juga mengajak para ibu-ibu PKK betapa bahayanya penyakit yang disebabkan oleh nyamuk terutama penyakit DB yang dapat terjerumus ke anak anak dan para remaja.
“Ibu-ibu perlu memahami bahwa nyamuk bukanlah sesuatu yang dapat mereka sepelekan, terutama kebersihan di sekitar kita, nyamuk biasanya berkembangbiak di genangan air yang tanpa kita sadari, kesadaran diri masyarakat indonesia mengenai nyamuk sendiri masih sangat minim,sehingga kita para mahasiswa membuat spray anti nyamuk untuk meminimalisir dampak terjangkitnya penyakit yang disebabkan oleh nyamuk” ucap Rjovda
Setelah pembuatan spray anti nyamuk,ibu-ibu PKK diberikan pelajaran hidup mengenai perasaan, keluarga, dan Kepedulian sesama, suasana menjadi haru ketika ibu-ibu PKK terlihat menangis dari apa yang kami sampaikan.
Selaku ketua RT 04 Dwi Susilowati, menyampaikan bahwa upaya pembuatan spray anti nyamuk merupakan perhatian penting bagi ibu-ibu PKK, program kerja tersebut juga membantu untuk meminimalisir terkena penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, sehingga warga setempat menjadi sehat dan bersih dari terjangkitnya penyakit.
“Terkait dengan spray anti nyamuk, memang sangat diperlukan untuk masyarakat Desa Bandungrejo,karena sebagian masyarakat disini masih sangat sedikit mengetahui soal bahayanya nyamuk, terutama para ibu ibu setempat, mereka masih menganggap bahwa nyamuk bukanlah serangga yang berbahaya, maka dari itu saya selaku ketua RT 04 mengucapkan sangat terima kasih terhadap mahasiswa KKN karna telah mengedukasi dan membuat spray anti nyamuk untuk mencegah penyebaran nyamuk di Desa Bandungrejo,” ujar Dwi Susilowati.
Melalui kegiatan tersebut, KKN UPGRIS Kelompok 40 berharap edukasi sosialisasi spray anti nyamuk tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat menjadi langkah nyata dalam membangun lingkungan Desa yang aman, nyaman, penuh kebahagiaan, dan saling menghargai.

