Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggelar sosialisasi bertajuk “Dampak Penggunaan Gadget pada Anak” di SD Negeri Diwak, Desa Diwak, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menggunakan gadget secara bijak agar tidak mengganggu tumbuh kembang anak di era digital.
Sosialisasi diikuti oleh puluhan siswa SD Negeri Diwak dengan penuh antusias. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN kepada masyarakat melalui edukasi mengenai dampak positif dan negatif penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar. Selain itu, mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN menggunakan metode yang interaktif dan menyenangkan, seperti presentasi visual, diskusi, serta sesi tanya jawab bersama siswa. Materi yang diberikan meliputi dampak positif dan negatif gadget, pentingnya menjaga kesehatan mata, postur tubuh, waktu istirahat yang cukup, manajemen waktu penggunaan (screen time), hingga etika dan keamanan digital dasar.
Kepala SD Negeri Diwak, Ibu A. Tri Sunariyah S. Pd, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN mampu meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus memberikan pengalaman belajar yang berbeda di lingkungan sekolah.
“Anak-anak itu senang kalau ada mahasiswa KKN. Mereka jadi lebih semangat untuk belajar dan mencoba hal baru. Apalagi materi yang disampaikan dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk lebih bijak dalam menggunakan gadget,” ujar Ibu A. Tri Sunariyah,S. Pd. selaku kepala sekolah SD Negeri Diwak.
Sementara itu, menurut perwakilan mahasiswa KKN UPGRIS, kegiatan sosialisasi ini tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan program kerja KKN, tetapi juga merupakan upaya untuk membangun kesadaran digital sejak usia dini.
“Tujuan utama kami bukan untuk melarang anak menggunakan teknologi, melainkan membentuk pola pikir yang bijak dalam memanfaatkan gadget. Kami ingin adik-adik di SD Negeri Diwak memahami kapan waktunya belajar, bermain bersama teman, dan kapan menggunakan gadget secara sehat serta bertanggung jawab,” ujar Asti Firadisa selaku perwakilan mahasiswa KKN UPGRIS.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap para siswa dapat menerapkan kebiasaan menggunakan teknologi secara bijak, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan mahasiswa diharapkan dapat terus terjalin dalam mendampingi tumbuh kembang anak agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif, aman, dan bertanggung jawab.(*)

