Kelompok 34 KKN Tematik UPGRIS Lakukan Pendampingan Promosi Digital

Demak, Usaha Mikkro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu penopang perekonomian di Indonesia. Persaingan yang semakin ketat mengharuskan setiap pelaku UMKM selalu berinovasi. Kurangnya kemampuan adaptif mengakibatkan beberapa pelaku UMKM kini tertinggal.

Oleh karena itu  kegiatan pendampingan diperlukan untuk membantu kelompok pelaku UMKM yang belum mampu beradaptasi dengan sendirinya. Berdasarkan hal tersebut Kelompok 34 KKN Tematik UPGRIS pada tanggal 8 Agustus 2026 berinisiasi melakukan pendampingan UMKM Ladzidz Snack yang berada di Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak, untuk mengembangkan identitas usahanya secara menyeluruh, mulai dari logo, kemasan, poster promosi, hingga WhatsApp Business.

Program pendampingan diawali dengan pembuatan logo usaha. Saudari Nur Inaya Dikasari yang merupakan Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 34 mengenalkan konsep dasar penyusunan prompt atau perintah teks kepada AI agar mampu menghasilkan desain logo yang sesuai dengan identitas dan karakter produk Ladzidz Snack. Hasilnya, logo baru yang dihasilkan dinilai lebih menarik dan mampu merepresentasikan citra produk secara lebih rinci dibanding logo sebelumnya.

Tak berhenti di logo, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 34  yang dipandu oleh saudara Ikbal Taufikur Rohman kemudian mendampingi pengembangan desain kemasan atau box produk. Desain kemasan yang dihasilkan kini sudah memuat narahubung yang bisa dihubungi konsumen, identitas produk yang lengkap, hingga tampilan visual yang disesuaikan dengan keinginan pemilik usaha. Ibu Shofiatun mengaku sangat puas dengan hasil pengembangan kemasan tersebut karena telah sesuai dengan apa yang ia harapkan selama ini.

Setelah kemasan rampung, pendampingan dilanjutkan pada pembuatan poster promosi untuk dipasarkan melalui media sosial, khususnya WhatsApp oleh saudari Nunung Indri Listiyani. Sama seperti pembuatan logo, poster ini juga dirancang dengan bantuan AI ChatGPT. Ibu Shofiatun bahkan mengaku baru mengetahui bahwa teknologi AI dapat menghasilkan desain promosi berkualitas tinggi hanya dari sebuah prompt sederhana.

“Pendampingan pembuatan poster ini sangat bermanfaat, saya jadi tahu ternyata dari prompt saja bisa langsung membuat desain yang sangat bagus,” ungkap Ibu Shofiatun, pemilik Ladzidz Snack.

Sebagai penutup rangkaian pendampingan, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 34 memperkenalkan pemanfaatan WhatsApp Business sebagai etalase digital usaha. Sebelumnya, pasangan pemilik Ladzidz Snack hanya memanfaatkan WhatsApp pribadi untuk berjualan.

“Kami sebelumnya cuma promosi lewat WA biasa dan dari mulut ke mulut, juga jualan keliling,” tutur Bapak Ulil Fuad.

Mahasiswa KKN Kelompok 34 kemudian mendampingi proses pembuatan akun WhatsApp Business dari awal, mulai dari pemasangan foto profil menggunakan hasil desain AI, pengisian identitas usaha seperti jam operasional, alamat, dan tautan media sosial, penataan etalase produk, hingga pemasangan poster promosi pada halaman beranda akun bisnis tersebut.

Bapak Ulil Fuad dan Ibu Shofiatun menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas pendampingan yang diberikan mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 34. Menurut mereka, program ini sangat membantu pelaku usaha kecil seperti mereka untuk lebih memahami dan beradaptasi dengan tuntutan promosi produk di era modern melalui media sosial.

Program pendampingan UMKM Ladzidz Snack ini menjadi salah satu bukti nyata kontribusi mahasiswa KKN UPGRIS Berdampak 2026 dalam mendorong digitalisasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, sejalan dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud nyata ilmu yang bermanfaat. (*)