Empat Mahasiswa UPGRIS Menimba Ilmu Sampai Thailan Selatan

Empat mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) bersiap mengikuti program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)/Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Thailan Selatan Batch 10.

Keempat mahasiswa tersebut berpamitan kepada Rektor UPGRIS sebelum berangkat mengikuti program yang dilaksanakan di Al Hidayah Foundation, Thailand Selatan. Audiensi dan pamitan berlangsung di ruang rektorat UPGRIS, 3 September 2026.

Empat mahasiswa tersebut ialah Veni Sintiamadi, Dwi Dewanti, Riandina Agustin, dan Raihan Raif. Selama mengikuti program, keempat mahasiswa akan ditempatkan di Pattanawitya School, Yala, South Thailan. Program tersebut berlangsung selama hampir satu bulan, yakni pada 8-30 September 2026.

Selama berada di Thailan Selatan, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik. Tetapi juga berkesempatan mengenal lingkungan pendidikan dan budaya di negara lain.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama UPGRIS, Prof. Dr. Nur Khoiri, S.Pd., M.T., M.Pd., mengatakan, program PPL-KKN Internasional Thailan Selatan merupakan program kerja sama yang telah berlangsung cukup lama.

“Ini merupakan program yang sudah berlangsung cukup lama. Pada kesempatan ini, para mahasiswa peserta program berpamitan dengan rektor,” ujar Nur Khoiri. Menurutnya, pengalaman internasional menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa.

Rektor UPGRIS Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H., mengatakan, keterlibatan mahasiswa dalam program internasional akan memberikan dampak positif bagi pengembangan universitas. Menurutnya, pengalaman tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan internasionalisasi UPGRIS.

“Program seperti ini akan memberikan dampak bagi UPGRIS. Selain memperkuat internasionalisasi, ini juga menjadi pengalaman yang dapat menjadi bekal mahasiswa pada masa mendatang ketika mereka merancang karier,” ucap Rektor. Ia meminta mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal.

Menurut Rektor, tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri. “Tidak semua mahasiswa memiliki peluang yang sama. Karena itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya.

Kepala Kantor Urusan Internasional UPGRIS Dr. Nur Hidayat, M.Hum., mengatakan, keberangkatan mahasiswa ke Thailan Selatan menjadi bagian dari rangkaian upaya UPGRIS memperluas pengalaman internasional mahasiswa. Pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman akademik, tetapi dapat menjadi modal bagi mahasiswa dalam membangun kompetensi, jejaring, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.(*)