Lima mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) membawa pulang gelar juara pertama dari gelanggang pencak silat. Bukan hanya medali yang mereka bawa dari Lawang Sewu Pencak Silat Open Championship 2026. Tetapi juga pengalaman bertanding dan keberanian menghadapi lawan.
Kejuaraan pencak silat tersebut berlangsung di GOR Universitas Semarang (USM), Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 28-30 Agustus 2026. Kontingen UPGRIS berhasil menjadi juara pertama pada lima nomor yang diikuti mahasiswa dari sejumlah program studi.
Capaian itu diraih melalui nomor seni dan laga. Faqih Zaqiul F. (24230040), mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), menjadi juara pertama Solokreatif Senjata. Pada nomor Solokreatif Tangan Kosong, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling, Aleidya Nailah Putri (22110073), juga berhasil menempati posisi teratas.
Prestasi berikutnya datang dari nomor Ganda Tangan Kosong. Dua mahasiswa UPGRIS, Sholikhati (25820113) dari Program Studi Bisnis Digital dan Galih Kartika Sari (25670090) dari Program Studi Informatika, masing-masing meraih juara pertama. Sementara itu, pada nomor Laga Kelas I Dewasa, Ilham Setya Nur Khafid (25230220), mahasiswa Program Studi PJKR, berhasil mengamankan gelar juara pertama.
Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H., mengapresiasi prestasi yang diraih mahasiswa tersebut. Menurut Rektor, pengalaman mahasiswa mengikuti berbagai kompetisi di luar kampus perlu terus didorong. Itu bertujuan memberikan pembelajaran yang tidak selalu diperoleh melalui perkuliahan.
“Pihak kampus sangat mengapresiasi prestasi mahasiswa. Bahkan kami mendorong agar mahasiswa mau mengembangkan kreativitas dan mencari pengalaman baru lewat lomba-lomba di luar kampus,” ujar Rektor.
Menurut Rektor, kompetisi dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperluas pengalaman. Proses mempersiapkan diri sebelum bertanding, menghadapi lawan, menerima hasil, dan melakukan evaluasi merupakan pengalaman yang dapat membentuk karakter.
“Sebab, inilah yang kelak akan menjadi penunjang karir mahasiswa saat masuk dunia kerja kelak,” katanya.
Prestasi di Lawang Sewu Pencak Silat Open Championship 2026 menambah daftar pengalaman mahasiswa UPGRIS dalam mengembangkan potensi di luar kegiatan akademik. Kampus melihat keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi sebagai bagian dari upaya membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik. Tetapi juga pengalaman, karakter, dan kesiapan menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.

