Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggandeng Ikatan Remaja Dluwak (IRD) menggelar Sosialisasi Anti Narkoba bertajuk “Say No to Drugs, Say Yes to Your Future” bertempat di Dukuh Dluwak, Desa Jati, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, 8 Agustus 2026.
Acara dibuka oleh Ketua Ikatan Remaja Dluwak, Agus Wahyu H., yang menyampaikan sambutan sekaligus memperkenalkan susunan kepanitiaan baru organisasi. “Kegiatan ini penting supaya adik-adik di sini paham betul bahaya narkoba, bukan cuma dengar-dengar saja,” ujarnya.
Sesi sosialisasi dipandu oleh Pembawa Acara Fadila Aulia Anggraeni, diawali dengan permainan “Hitam dan Hijau” yang mencairkan suasana peserta. Materi inti kemudian disampaikan oleh Pemateri Nizar Fazari dan Pemateri Gadis Wahyu Septi Riyadi, anggota KKN UPGRIS Kelompok 63, yang menekankan dampak jangka panjang narkoba terhadap kesehatan fisik, mental, dan masa depan remaja.
“Narkoba merusak bukan cuma fisik, tapi juga masa depan. Sekali coba, dampaknya bisa terasa seumur hidup,” tegas Nizar dalam pemaparannya.
Sesi tanya jawab berlangsung hidup. Anggota IRD, Mas Bet dan Ilham, mempertanyakan risiko berada di lingkungan pengguna narkoba serta alasan sulitnya seseorang lepas dari kecanduan meski sudah mengetahui bahayanya.
Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh Koordinator Desa KKN UPGRIS 63, Nur Alam Syah, yang menegaskan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat.
“Sekuat apa pun niat seseorang, kalau lingkungan pergaulannya salah, dia akan mudah terseret. Karena itu remaja harus pandai memilih teman,” jelasnya.
Senada dengan itu, Koordinator Kecamatan Arya menambahkan bahwa kecanduan narkoba merupakan persoalan medis dan psikologis yang kompleks.
“Pengguna narkoba butuh dukungan dan pendampingan, bukan sekadar dihakimi atau dijauhi,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pembuatan konten kreatif antara mahasiswa KKN dan anggota Ikatan Remaja Dluwak, sebagai media penyebaran pesan anti narkoba kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap generasi muda Dukuh Dluwak semakin sadar akan bahaya narkoba dan berani menolaknya sejak dini, demi masa depan yang lebih sehat dan produktif. (*)

