Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Desa Rejosari turut berpartisipasi dalam kegiatan perlombaan bersama ibu-ibu PKK Desa Rejosari, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, pada 9 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, kekompakan, serta membangun hubungan yang lebih dekat antara mahasiswa KKN dengan masyarakat. Keterlibatan mahasiswa KKN UPGRIS tidak hanya sebatas membantu jalannya perlombaan, tetapi juga menjadi bentuk partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di Desa Rejosari.
Mahasiswa turut membantu persiapan kegiatan, mendukung pelaksanaan perlombaan, serta berbaur bersama ibu-ibu PKK sehingga suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Kegiatan perlombaan kemerdekaan tersebut diikuti dengan antusias oleh ibu-ibu PKK Desa Rejosari. Berbagai perlombaan menjadi sarana hiburan sekaligus memperkuat interaksi dan kekompakan antaranggota PKK. Kehadiran mahasiswa KKN juga menambah semangat dalam pelaksanaan kegiatan serta menciptakan suasana yang lebih ramai dan menyenangkan.
Perwakilan PKK Desa Rejosari, Puji Asmarawati, yang juga merupakan Bu Carik Desa Rejosari, menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan menjadi salah satu bentuk masyarakat dalam mengisi dan memaknai kemerdekaan Indonesia.
“Menurut saya, dalam rangka mengisi kemerdekaan Indonesia, harapannya ke depannya PKK Rejosari bisa lebih kompak dan lebih maju. Adanya mahasiswa KKN juga sangat membantu dan membuat kegiatan menjadi lebih ramai,” ujar Puji Asmarawati.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa KKN memberikan energi positif dalam berbagai kegiatan masyarakat. Kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga turut menciptakan suasana kebersamaan antara generasi muda dengan masyarakat Desa Rejosari.
Sementara itu, Koordinator Desa (Kordes) KKN UPGRIS Desa Rejosari, Singgih Anggoro, menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan PKK merupakan bagian dari upaya untuk memberikan kontribusi secara langsung kepada masyarakat.
“Kami ingin memberikan kontribusi melalui program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Harapannya, apa yang kami lakukan selama KKN tidak hanya menjadi kegiatan sementara, tetapi bisa memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang positif bagi masyarakat Desa Rejosari,” ungkap Singgih Anggoro.
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk saling berinteraksi, berbagi pengalaman, serta membangun komunikasi yang lebih erat. Mahasiswa KKN dapat belajar secara langsung mengenai kehidupan sosial dan kegiatan kemasyarakatan, sementara masyarakat mendapatkan dukungan tambahan dalam menjalankan berbagai kegiatan desa.
Partisipasi mahasiswa KKN UPGRIS bersama PKK Desa Rejosari menunjukkan bahwa kegiatan kemasyarakatan dapat menjadi wadah untuk membangun kolaborasi dan memperkuat rasa gotong royong. Semangat kebersamaan yang tercipta diharapkan tidak hanya berlangsung selama perayaan kemerdekaan, tetapi juga dapat terus terjaga dalam kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya.
Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa KKN UPGRIS berupaya menjadikan keberadaan mereka di Desa Rejosari bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat. Kolaborasi bersama PKK menjadi salah satu langkah untuk menciptakan hubungan yang harmonis sekaligus memberikan kontribusi positif selama pelaksanaan KKN di Desa Rejosari.(*)

