Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Edukasi dan Praktik Kolase Daun Kering di SDN 05 Gubug

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kelompok 49 melaksanakan program kerja di bidang pendidikan berupa edukasi dan praktik kolase daun kering di SD Negeri 05 Gubug, Desa Gubug, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, 7 Agustus 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa sekaligus mengenalkan pemanfaatan bahan alam sebagai media pembelajaran yang menarik sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Program yang diikuti oleh siswa kelas III SD itu diawali dengan pemaparan materi mengenai seni kolase, pengertian kolase, manfaatnya dalam mengembangkan kreativitas, serta berbagai bahan alam yang dapat dimanfaatkan sebagai media berkarya. Mahasiswa KKN juga menjelaskan bahwa daun kering yang sering dijumpai di lingkungan sekitar dapat diolah menjadi karya seni yang memiliki nilai estetika.

Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Siswa tampak antusias menjawab pertanyaan dan berbagi pengalaman mengenai berbagai jenis daun yang pernah mereka temui. Suasana kelas menjadi lebih hidup karena siswa aktif berdiskusi dan menunjukkan rasa ingin tahu terhadap proses pembuatan kolase.

Pada sesi praktik, setiap siswa diberikan pola gambar dan daun kering yang telah dipersiapkan. Dengan penuh semangat, mereka menyusun dan menempel daun sesuai bentuk dan warna yang diinginkan hingga menjadi karya kolase yang unik. Mahasiswa KKN mendampingi setiap kelompok maupun individu untuk memberikan arahan serta membantu apabila siswa mengalami kesulitan selama proses pembuatan.

Ketua Tim KKN Gubug, Ulinuhu Syuhada, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menggabungkan unsur pembelajaran, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Melalui praktik kolase daun kering, kami berharap siswa tidak hanya mengembangkan kreativitas dan keterampilan berkarya, tetapi juga belajar bahwa bahan-bahan sederhana di sekitar kita dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai. Kami ingin menanamkan semangat berkreasi sekaligus kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini,” ujar Ketua Tim KKN Gubug, Ulinuhu Syuhada.

Salah seorang siswa kelas III, Muhammad Rasyid, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya senang membuat kolase dari daun kering. Ternyata daun yang biasanya jatuh di halaman bisa menjadi gambar yang bagus. Belajarnya jadi seru karena kami bisa membuat karya sendiri,”

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN kelompok 49 UPGRIS berharap siswa semakin percaya diri dalam berkarya, memiliki kreativitas yang terus berkembang, serta memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk memanfaatkan bahan alam yang ada di sekitar menjadi karya yang bermanfaat dan bernilai seni.(*)