Siswa kelas 5 SDN 1 Teluk, Desa Teluk, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, mengikuti kegiatan sosialisasi bertema “Anak Indonesia Sehat, Cerdas, dan Berani Menolak Narkotika” pada Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta membangun keberanian untuk menolak ajakan yang dapat membahayakan diri.
Sosialisasi dilaksanakan dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Materi yang diberikan meliputi pengenalan narkotika, bahaya penyalahgunaannya, faktor yang dapat mendorong seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika, serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan menjaga diri dari lingkungan yang berisiko.
Selain penyampaian materi, siswa juga diajak memahami pentingnya memiliki keberanian untuk mengatakan “TIDAK” terhadap ajakan yang membahayakan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar siswa dapat lebih mudah memahami informasi dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPGRIS Kelompok 32 sebagai bentuk edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menjauhi narkotika sejak dini.
Koordinator Sosialisasi KKN UPGRIS Kelompok 32, Lukman Nur Hakim, mengatakan bahwa edukasi mengenai bahaya narkotika perlu diberikan sejak usia sekolah dengan cara yang sesuai dengan karakter anak.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya narkotika dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Kami juga ingin menanamkan keberanian kepada anak-anak untuk mengatakan tidak terhadap ajakan yang berbahaya serta membiasakan diri menjalani pola hidup sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Ibu Sutimah, selaku Kepala Sekolah SDN 1 Teluk, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan edukasi yang diberikan kepada siswa SDN 1 Teluk.
“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak sejak dini. Harapannya, siswa dapat memahami pentingnya menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang baik, serta berani menolak hal-hal yang dapat membahayakan masa depan mereka” tuturnya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Materi disampaikan melalui penjelasan, interaksi, dan tanya jawab sehingga siswa dapat berpartisipasi secara aktif. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk menyampaikan pertanyaan dan memperoleh pemahaman yang tepat mengenai bahaya narkotika.
Melalui sosialisasi ini, KKN UPGRIS Kelompok 32 berharap edukasi mengenai bahaya narkotika dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menjaga diri dan membuat keputusan yang baik. Penanaman pengetahuan sejak dini diharapkan turut membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, berani menolak ajakan yang berbahaya, serta memiliki masa depan yang positif.(*)

