Mahasiswa KKN UPGRIS Promosikan UMKM Tambakboyo di Expo KKN Ambarawa

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (UPGRIS) Semarang turut mempromosikan sejumlah produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik warga Kelurahan Tambakboyo dalam kegiatan Expo KKN Ambarawa, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar oleh mahasiswa KKN Kelurahan Tambakboyo dengan tujuan mempromosikan UMKM yang ada di kelurahan tersebut agar semakin dikenal dan menjangkau lebih banyak konsumen, khususnya di luar wilayah Tambakboyo. Expo ini menjadi salah satu ajang bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produknya secara langsung kepada pengunjung dari berbagai kalangan.

Dalam Expo tersebut, mahasiswa KKN memasarkan berbagai produk kuliner khas UMKM setempat, di antaranya siomay, bakso malang, tahu bakso, tempe bakso, dan es teh yang merupakan hasil olahan Bu Retno. Selain itu, terdapat pula menu ricebowl yang dipasok langsung oleh Bu Ani.

Kehadiran beragam menu ini membuat stan UMKM Tambakboyo tampak ramai dikunjungi selama berlangsungnya acara. Tidak hanya produk makanan, mahasiswa juga turut mempromosikan sandal hasil produksi warga RW 04 Kelurahan Tambakboyo, sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM di sektor nonkuliner.

Bu Ani, salah satu pelaku UMKM yang produknya turut dipromosikan, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi mahasiswa KKN dalam membantu memasarkan produk warga.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada adik-adik mahasiswa KKN. Bantuan serta dedikasi kalian dalam mempromosikan dan memasarkan produk-produk kami sangat berharga bagi kemajuan usaha kami. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah dan sukses selalu untuk studi kalian,” ujar Bu Ani.

Rasa syukur serupa juga disampaikan Bu Retno menggunakan bahasa Jawa, yang mengungkapkan kegembiraannya karena produk olahannya dapat ikut dipromosikan oleh mahasiswa KKN.

“Matur nuwun sanget ya, Mas, Mbak… Ibu seneng banget produk olahan buatane Ibu iki iso dipromosikake karo adik-adik KKN. Muga-muga usaha iki tansah berkah lan kuliahmu kabeh diparingi lancar!” ujar Bu Retno.

Sementara itu, Kikit Wahyuni, mahasiswa KKN Kelompok 22, menjelaskan bahwa kegiatan promosi UMKM di Expo ini merupakan kelanjutan dari program kerja sebelumnya yang berfokus pada digitalisasi sistem pembayaran UMKM.

“Pada proker sebelumnya kami sudah mendorong UMKM Tambakboyo untuk go digital dalam bentuk pembayaran. Kali ini kami mempromosikan UMKM mereka dengan cara menjual dan memperkenalkan produk mereka ke kegiatan Expo KKN Ambarawa,” ujar Kikit.

Melalui rangkaian program tersebut, mahasiswa KKN berharap UMKM Kelurahan Tambakboyo dapat naik kelas, baik dari sisi digitalisasi maupun jangkauan pemasaran, sehingga mampu bersaing dan berkembang lebih pesat di tengah masyarakat. Sinergi antara mahasiswa dan pelaku UMKM ini diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana program KKN dapat memberikan dampak ekonomi yang langsung dirasakan oleh warga.

Rasa antusias tampak jelas dari para mahasiswa KKN Desa Tambakboyo yang terlibat langsung dalam kegiatan ini. Kegembiraan yang tak terbendung tersebut membuat mereka semakin bergairah dan bersemangat untuk menjalankan program kerja lainnya, demi kemajuan UMKM dan perekonomian warga Tambakboyo. (*)