Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 19 Desa Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, melalui Divisi UMKM melaksanakan kegiatan digitalisasi informasi lokasi usaha bagi pelaku UMKM setempat. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui pembuatan dan penambahan informasi lokasi UMKM pada Google Maps untuk Jajanan Pasar Mang Icip dan Tempe Kedelai Kris Kalipatok.
Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk membantu UMKM lokal agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat melalui teknologi digital. Dengan tersedianya lokasi usaha pada Google Maps, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai keberadaan UMKM secara lebih mudah ketika melakukan pencarian melalui layanan peta digital.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN melakukan pengumpulan informasi yang diperlukan untuk mendaftarkan lokasi kedua UMKM tersebut. Informasi yang dihimpun kemudian digunakan untuk melengkapi data lokasi usaha pada Google Maps sehingga keberadaan Jajanan Pasar Mang Icip dan Tempe Kedelai Kris Kalipatok dapat dikenali dalam layanan peta digital.
Jajanan Pasar Mang Icip menjadi salah satu UMKM yang dibantu dalam kegiatan ini. Usaha tersebut menyediakan berbagai jajanan pasar yang menjadi bagian dari potensi usaha lokal di Desa Lodoyong. Dengan adanya lokasi usaha pada Google Maps, informasi mengenai keberadaan Jajanan Pasar Mang Icip dapat lebih mudah ditemukan oleh masyarakat maupun calon pelanggan.
Selain itu, Tempe Kedelai Kris Kalipatok yang berlokasi di RW 03/RT 01, Kalipatok, Desa Lodoyong, milik Kris Hariyanto juga menjadi bagian dari kegiatan digitalisasi lokasi UMKM ini. Pemilik Pabrik Tempe Kedelai Kris Kalipatok, Kris Hariyanto, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut.
“Alhamdulillah, dengan dibantu adik-adik mahasiswa KKN, sekarang usaha tempe saya sudah bisa dicari lewat Google Maps. Semoga ke depannya semakin banyak pelanggan yang tahu dan datang langsung ke lokasi produksi,” ujarnya. Pencantuman lokasi usaha pada Google Maps diharapkan dapat membantu masyarakat menemukan lokasi usaha sekaligus mengenal produk lokal yang tersedia di Desa Lodoyong.
Ketua Divisi UMKM KKN UPGRIS Kelompok 19, Imelda Prima Kusumastuti, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pemasaran UMKM lokal melalui pemanfaatan teknologi digital. “Kami ingin membantu UMKM supaya jangkauannya tidak hanya di sekitar desa, tetapi bisa lebih mudah ditemukan oleh masyarakat melalui Google Maps. Jadi, konsumen bisa lebih gampang mencari dan mengetahui lokasi usaha tersebut,” ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pencantuman lokasi, tetapi juga menjadi bentuk pengenalan pemanfaatan teknologi digital bagi UMKM. Google Maps dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sarana informasi yang membantu masyarakat menemukan lokasi usaha tanpa harus mengetahui alamat secara rinci sebelumnya.
Melalui kegiatan tersebut, KKN UPGRIS Kelompok 19 turut berupaya memperluas akses informasi mengenai UMKM lokal di Desa Lodoyong. Kehadiran Jajanan Pasar Mang Icip dan Tempe Kedelai Kris Kalipatok di Google Maps diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menemukan lokasi kedua usaha tersebut.
Kegiatan digitalisasi UMKM ini menjadi salah satu langkah dalam memperkenalkan potensi usaha lokal melalui pemanfaatan teknologi yang sederhana dan mudah digunakan. Dengan semakin mudahnya informasi lokasi UMKM diakses, diharapkan keberadaan usaha lokal Desa Lodoyong dapat lebih dikenal oleh masyarakat secara lebih luas. (*)

