Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program kerja berupa sosialisasi dan praktik pembuatan lilin dari minyak jelantah bersama ibu-ibu PKK di RT 3, RW 2, Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya meningkatkan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan limbah rumah tangga.
Minyak jelantah yang biasanya dibuang setelah digunakan ternyata masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang berguna. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan edukasi kepada ibu-ibu PKK mengenai pentingnya mengelola limbah minyak jelantah agar tidak langsung dibuang ke lingkungan. Selain sosialisasi, peserta juga diajak untuk mengikuti praktik pembuatan lilin secara langsung.
Program kerja tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat mengenai pengolahan limbah rumah tangga. Pemanfaatan minyak jelantah juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi limbah sekaligus menghasilkan produk yang memiliki nilai guna.
Aprilia Agustin selaku Wakordes menyampaikan bahwa pemilihan minyak jelantah sebagai bahan utama dalam program kerja tersebut didasarkan pada kemudahan masyarakat dalam memperoleh bahan tersebut.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa minyak jelantah tidak harus langsung dibuang. Dengan pengolahan yang tepat, minyak jelantah dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang berguna,” ujar Aprilia Agustin.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, ibu-ibu PKK diberikan penjelasan mengenai tahapan pembuatan lilin, mulai dari pengolahan minyak jelantah hingga proses pencetakan menjadi lilin. Kegiatan berlangsung secara interaktif karena peserta dapat mengikuti setiap tahapan dan mencoba membuat lilin secara langsung.
Ibu Sumiyati selaku anggota PKK RT 3 RW 2 turut menyambut baik pelaksanaan program kerja KKN tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Saya berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai program kerja saja, tetapi dapat terus diterapkan oleh masyarakat. Selain mengurangi limbah, hasil olahan minyak jelantah juga dapat menjadi produk yang bermanfaat,” ungkap Ibu Sumiyati.
Melalui kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan lilin dari minyak jelantah bersama ibu-ibu PKK, mahasiswa KKN berharap masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi langkah sederhana untuk mengurangi limbah sekaligus mendorong kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan bahan yang sebelumnya dianggap tidak berguna. (*)

