Warga dan Mahasiswa KKN Percantik Taman TOGA Desa Bejalen Jelang Penilaian

Semangat gotong royong kembali terlihat di lingkungan RT 08 Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada Minggu (9/8/2026). Warga bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bergotong royong melakukan berbagai persiapan Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjelang penilaian. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada keindahan taman, tetapi juga menjadi momentum untuk menata kembali lingkungan agar lebih rapi, nyaman, dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan diawali dengan kerja bakti bersama warga dan mahasiswa KKN. Berbagai sudut lingkungan dibersihkan dan ditata kembali, termasuk area Taman TOGA dan fasilitas pos keamanan lingkungan (poskamling). Semangat gotong royong tampak ketika warga dan mahasiswa bersama-sama membersihkan area, merapikan tanaman, serta melakukan pengecatan untuk memberikan tampilan yang lebih segar.

Era Hertanti selaku Ketua RT 08 menyampaikan bahwa persiapan penilaian menjadi kesempatan bagi warga untuk kembali memperhatikan kondisi lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap keberadaan Taman TOGA.

“Persiapan penilaian ini bukan hanya tentang mempercantik taman, tetapi juga bagaimana warga bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap rapi dan tanaman TOGA dapat dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Selain membersihkan lingkungan, kegiatan juga difokuskan pada penataan ulang tanaman TOGA. Sejumlah tanaman ditata kembali agar susunan taman terlihat lebih teratur dan menarik. Peletakan tanaman menjadi salah satu perhatian utama sehingga keberadaan Taman TOGA tidak hanya berfungsi sebagai ruang hijau, tetapi juga dapat menjadi bagian dari lingkungan yang edukatif dan bermanfaat bagi warga.

Tidak hanya Taman TOGA, poskamling turut mendapatkan perhatian. Perbaikan dan pengecatan dilakukan untuk memperbaiki tampilan sekaligus memberikan suasana baru pada fasilitas yang menjadi bagian penting dalam kegiatan keamanan lingkungan masyarakat.

Mahasiswa KKN turut terlibat dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari kerja bakti, pengecatan Taman TOGA, pengecatan poskamling, hingga membantu menata kembali tanaman. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat dalam mendukung kegiatan lingkungan di Desa Bejalen.

Dio Putra Pratama, yang turut terlibat dalam kegiatan, menilai bahwa kegiatan bersama warga memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui kerja sama.

“Kegiatan ini menjadi pengalaman bagi kami untuk belajar bersama masyarakat. Penataan Taman TOGA dan perbaikan poskamling menunjukkan bahwa lingkungan yang baik dapat terwujud ketika warga dan mahasiswa saling bekerja sama,” ungkapnya.

Persiapan Taman TOGA tersebut juga memperlihatkan bahwa kegiatan penilaian dapat menjadi pemantik bagi masyarakat untuk melakukan pembenahan lingkungan secara berkelanjutan. Tanaman yang sebelumnya tersebar ditata kembali agar lebih terorganisasi, sementara pengecatan memberikan tampilan yang lebih bersih dan menarik.

Melalui kegiatan tersebut, warga RT 08 bersama mahasiswa KKN tidak hanya mempersiapkan Taman TOGA untuk menghadapi penilaian, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman. Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan dapat terus dipertahankan setelah kegiatan penilaian selesai.

Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa Taman TOGA, poskamling, dan lingkungan sekitar dapat menjadi ruang bersama untuk membangun kepedulian masyarakat. Dengan kolaborasi antara warga dan mahasiswa KKN, upaya sederhana seperti kerja bakti, pengecatan, dan penataan tanaman dapat memberikan perubahan nyata bagi wajah lingkungan Desa Bejalen.(*)