Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) Berdampak Kelompok 42 sukses menggelar kegiatan reboisasi di Desa Menur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Kegiatan pelestarian alam yang dilaksanakan pada Minggu, 23 Agustus 2026 ini, menjadi langkah nyata mahasiswa dalam mendukung penghijauan dan menjaga keseimbangan ekosistem desa.
Penanaman bibit pohon ini dipusatkan di beberapa titik strategis yang membutuhkan peneduh serta area resapan air, seperti fasilitas umum (koperasi desa) dan pinggiran jalan desa. Aksi peduli lingkungan ini dihadiri dan didukung penuh oleh jajaran perangkat desa serta warga setempat.
Penanggung jawab program kerja bidang lingkungan, Maftuh, menyampaikan bahwa aksi penghijauan ini dirancang untuk memberikan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
“Penanaman bibit pohon ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menghadirkan dampak nyata bagi Desa Menur. Kami berharap program ini tidak sekadar menjadi aksi simbolis, tetapi pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh subur, menjaga kualitas udara, serta mencegah erosi di masa mendatang,” ujar Maftuh di sela-sela kegiatan.
Semangat dan inisiatif mahasiswa KKN ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi mendalam dari warga desa. Pak Munif, salah satu perwakilan warga Desa Menur, mengungkapkan kegembiraannya atas kepedulian mahasiswa UPGRIS terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.
“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepedulian adik-adik mahasiswa KKN UPGRIS. Penanaman pohon ini sangat bermanfaat untuk keindahan dan kesegaran desa kami. Warga siap untuk ikut merawat bibit-bibit ini agar bisa terus tumbuh dan dinikmati hasilnya oleh anak cucu nanti,” tutur Pak Munif.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara mahasiswa dan masyarakat Desa Menur diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian alam secara mandiri dan berkelanjutan.

